SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Calon wakil presiden (Cawapres) Muhaimin Iskandar menanggapi dengan santai terkait Gubernur Khofifah Indar Parawansa yang tidak berlabuh menjadi tim pemenangan daerah (TKD) Provinsi Jawa Timur (Jatim).
Seperti yang diketahui, pada jajaran nama TKD Jatim yang diumumkan beberapa waktu lalu tidak adanya nama Khofifah di daftar tersebut.
Baca juga: Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal
Muhaimin yang akrab disapa Cak Imin itu menyampaikan tidak menjadi masalah mesti Ketua Muslimat NU itu enggan mendukungnya. Karena itu pilihan dan hak Khofifah.
"Itu hak politiknya (Khofifah), terserah saja lah. Sing penting PKB menang," kata Cak Imin, di selah-selah kunjungannya di Taman Bungkul, Surabaya, Selasa, (28/11/2023).
Kendati demikian, ia mengaku optimis menang dan bisa meraup suara Jatim.
Baca juga: Khofifah Ajak Warga Ramaikan Jalan Sehat 1448 H, Perkuat Ukhuwah dan Budaya Hidup Sehat
"Ya tetap optimis untuk menang, realistis saja 50 persen," ujar cawapres nomor urut satu itu sembari melempar senyum.
Selain itu, ia juga menanggapi tentang hasil sejumlah survei yang saat ini pasangan Anies Baswedan berada pada posisi ketiga.
Baca juga: Hadiri Expo Konstruksi 2026, Khofifah Dorong Sinergi Percepat Pembangunan Infrastruktur Jatim
"Dengan hasil itu, tentunya bisa menjadi motivasi kita untuk menang," tandasnya.
Sebagai informasi, pada hari pertama masa kampanye, Cak Imin menyasar wilayah Jatim dengan menghadiri beberapa agenda. Diantaranya menyapa perempuan Nahdliyin di Mojokerto, bermain sepak bola dengan legenda Persebaya di Lapangan Wedoro, Sidoarjo. Kemudian, lanjut mengunjungi PKL di Sentra Kuliner Taman Bungkul Surabaya. Ain
Editor : Desy Ayu