SURABAYAPAGI.COM, Jombang – Menjelang tutup tahun, proyek pembangunan gapura di Desa Pulolor, Kecamatan Jombang tak kunjung dikerjakan. Padahal, proyek yang bersumber dari anggaran BKK (bantuan keuangan khusus) itu sudah memasang pondasi.
Pj Kepala Desa Pulolor Andri Herlambang mengakui jika pembangunan gapura yang bersumber dari anggaran BKK dihentikan. Dikarenakan ada miss komunikasi dengan Pemerintah Desa Kepatihan. Dijelaskannya, pada saat menghancurkan gapura lama untuk memasang pondasi. Ternyata, sisi utara jalan merupakan wilayah Desa Kepatihan.
Baca juga: Masyarakat Desa Yosowilangun Lor Bersyukur Adanya Bangunan Drainase
“Jadi itu memang perbatasan sisi utara jalan ikut Kepatihan sisi selatan ikut Pulolor. Akhirnya Kami mendapat teguran itu masuk wilayah Kepatihan. Setelah itu kami sudah selesaikan permasalahan itu dengan Desa Kepatihan,” ungkapnya.
Agar proyek tetap berlanjut, pembangunan gapura dipindahkan ke wilayah Desa Pulolor saja. Hanya saja, saat ini masih terganjal karena titik yang rencananya akan dibangun gapura milik pribadi.
"Jadi ini masih kita koordinasikan dengan pemilik lahan untuk didirikan gapura itu,” tegasnya. Ia mengatakan, apabila sudah klir dengan warga. Pembangunan akan segera dilakukan.
”Insyallah minggu depan sudah dibangun. Pembangunan tinggal pemasangan saja, karena rangka-rangka besi juga sudah dibuat,” pungkas Andri. Sarep
Editor : Redaksi