SurabayaPagi.com-Surabaya: Setiap lembaga keuangan yang memberikan akses pendanaan kepada masyarakat luas atau perusahaan maka akan ada evaluasi kredit melalui credit scoring. Namun, apa itu credit scoring?
Pengertian Credit Scoring
Credit scoring adalah sebuah sistem evaluasi kredit untuk menilai sejauh mana seseorang atau perusahaan dapat diandalkan dalam membayar pinjaman atau kewajiban keuangan lainnya. Sistem ini menggunakan berbagai faktor untuk menghitung skor kredit dan menjadi tolok ukur dalam pengambilan keputusan.
Credit scoring melibatkan pengumpulan dan analisis data keuangan seseorang atau perusahaan. Tujuannya untuk menganalisa skor kredit yang merefleksikan tingkat risiko dalam hal memberikan kredit. Faktor-faktor seperti riwayat pembayaran, jumlah utang, lama penggunaan kredit, dan jenis kredit yang dimiliki dapat memengaruhi skor kredit seseorang.
Untuk itu, semakin tinggi skor kredit, semakin rendah risiko yang dianggap oleh pemberi pinjaman. Memiliki skor kredit juga memberikan peluang besar untuk mendapat pinjaman dari lembaga keuangan atau perbankan.
Manfaat Mengecek Credit Scoring
Tentunya lembaga keuangan tidak dapat sembarangan memberikan pinjaman kepada individu atau perusahaan tanpa adanya melakukan analisa data. Pengecekkan credit scoring dapat membantu lembaga keuangan untuk membuat keputusan layak tidaknya memberikan kredit kepada peminjam.
Selain itu, ada banyak manfaat dengan mengecek credit scoring sebelum memberikan pinjaman, yaitu:
1. Menentukan Kelayakan Pinjaman
Salah satu manfaat utama credit scoring adalah membantu pemberi pinjaman menilai apakah seseorang layak menerima pinjaman atau tidak. Skor kredit memberikan pandangan cepat tentang sejauh mana seseorang dapat diandalkan dalam memenuhi kewajiban keuangan.
2. Penentuan Tingkat Bunga
Skor kredit juga mempengaruhi tingkat bunga yang dikenakan pada pinjaman. Individu dengan skor kredit tinggi cenderung mendapatkan tingkat bunga yang lebih rendah karena dianggap sebagai risiko yang lebih rendah bagi pemberi pinjaman.
3. Keputusan Pemberian Kartu Kredit
Banyak perusahaan penerbit kartu kredit menggunakan credit scoring untuk menentukan persetujuan aplikasi kartu kredit. Skor kredit membantu mereka memprediksi perilaku keuangan calon pemegang kartu.
4. Penyewaan Properti
Beberapa pemilik properti menggunakan skor kredit sebagai salah satu kriteria dalam menentukan apakah seseorang layak untuk menyewa properti mereka. Skor kredit yang baik dapat meningkatkan peluang diterima sebagai penyewa.
5. Mengurangi Resiko Kredit Macet
Pengendalian risiko yang paling utama yaitu dengan cek scoring credit. Ini dapat memastikan tidak adanya resiko kredit macet bagi debitur atau penerima pinjaman. Bagi lembaga keuangan juga dapat menghindari resiko kredit macet dengan baik.
Cek Credit Scoring di Ascore
Melakukan pengecekkan credit scoring tidaklah sulit karena tersedia beberapa aplikasi yang bisa membantu mengecek kredit skor seseorang baik atau buruk. Salah satunya Ascore dari Amartha.
Ascore merupakan mesin alternatif untuk cek skor kredit dengan memanfaatkan teknologi AI. Melalui Ascore setiap data yang muncul dipastikan paling akurat dan holistik dalam membantu Anda menghitung risiko dengan cara yang paling sederhana.
Keunggulan dari Ascore yaitu integrasi API dan dasbor yang mudah digunakan untuk memenuhi kebutuhan dengan cepat dan efisien. Tersedia juga fitur-fitur canggih seperti deteksi kehidupan dan verifikasi identitas yang dirancang untuk membuat onboarding cepat, akurat, dan aman.
Untuk verifikasi identitas bisa dilakukan dengan aman melalui Ascore yang sudah menggunakan teknologi pengenalan wajah yang canggih. Prosesnya dengan mencocokkan wajah dengan tanda pengenal (KTP).
Selain itu, teknologi mutakhir yang digunakan Ascore dapat memindai teks kartu identitas (KTP) dengan cepat. Lalu, mengubahnya menjadi teks digital yang dapat dicari dan diedit, serta siap untuk dianalisis.
Oleh sebab itu, pastikan selalu cek score credit sebelum memberikan pinjaman atau pendanaan. Dengan analisis score credit yang tepat dapat menghindari dari kerugian keuangan, seperti keterlambatan pembayaran atau yang paling buruk gagal bayar atau menuntaskan kewajibannya. **Na
Editor : Redaksi