Respon Aduan Warga, Pj Ali Kuncoro Sidak Plengsengan Ambrol Brawijaya

Reporter : Redaksi
Pj Wali Kota Ali Kuncoro saat sidak ke lokasi plengsengan ambrol Jalan Brawijaya Kota Mojokerto

 

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Akibat curah hujan tinggi, plengsengan di Jalan Brawijaya, Kelurahan Miji, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto ambrol alias melorot di bagian sisi timur jalan.

Baca juga: Wali Kota Mojokerto Tekankan Musrenbang Kelurahan sebagai Arah Pemanfaatan Anggaran

Dari pantauan di lokasi, kurang lebih panjang plengsengan yang ambrol mencapai empat meter. Diketahui, mlorotnya plengsengan yang terletak di antara jalan dan rumah warga itu akibat diguyur hujan deras beberapa hari ini.

 ’’Iya sudah beberapa hari yang lalu kikisnya, karena hujan deras. Paginya itu sudah ambrol,’’ ujar Mohammad Yusri, warga sekitar.

Karena dikhawatirkan mengancam keselamatan pengguna jalan, Yusri lantas mengadu ke salah satu wakil rakyat, namun sayangnya laporan itu belum ditindaklanjuti.

Hingga akhirnya ia mengadu ke kanal Sapa Mas Pj (Masalah Akan Selesai Pas Jawabannya). Dan alhasil, hanya hitungan jam, aduannya langsung direspon petinggi pemkot tersebut.

"Tadi pagi saya lihat Pak Pj cek lokasi, dan Alhamdulillah ini sudah mulai diperbaiki,’’ bebernya.

Sementara itu, Pj Wali Kota Mojokerto, Moh Ali Kuncoro mengungkapkan, bahwa kondisi di sisi plengsengan saat ini mulai kritis sehingga perlu pembenahan secepatnya.

"Harus segera diperbaiki, yang dikhawatirkan nanti kalau sampai ambrolnya merembet ke aspal bisa membahayakan pengendara yang lewat di jalan sini," ungkapnya usai meninjau kondisi plengsengan ambrol, Senin (29/1/2024).

Mas Pj juga mengingatkan warganya agar mewaspadai cuaca ekstrim yang melanda wilayah Kota Mojokerto pada bulan Februari ini. 

Karena itu, ia mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap bencana yang akan ditimbulkan seperti banjir, longsor, pohon tumbang, jalan licin, dan banjir bandang.

"Cuaca ekstrim masih terjadi di Kota Mojokerto hingga bulan Februari nanti. Jadi masyarakat diminta agar selalu siaga bencana,” kata Mas Pj Ali.

Baca juga: 1.116 PPPK Paruh Waktu Kota Mojokerto Ikuti Pembekalan Tahun 2026

Orang nomor satu di Kota Mojokerto itu juga meminta call taker Siaga, Interaktif, Aktif, Praktis (SIAP) 112 untuk meningkatkan kepekaan dan kewaspadaan untuk selalu siap siaga.

"Pemerintah selalu hadir memberikan pelayanan kepada masyarakat ketika terjadinya bencana," pungkasnya. Dwi

 

 

 

 

Baca juga: Musrenbang Kelurahan Gununggedangan, Peningkatan Daya Saing Sektor Unggulan Ekonomi jadi Atensi Wali Kota

 

 

 

 

 

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru