Pesanan Batik Tulis Ronggo Mukti Laris Manis saat Pesta Demokrasi Pemilu

surabayapagi.com
Usaha kerajinan batik tulis Ronggo Mukti di Kelurahan Sidomukti di Kelurahan Sidomukti, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Zulkiflie/ beritasatu.com

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Masa-masa kampanye menjelang pesta demokrasi Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 membawa berkah tersendiri bagi pengusaha kerajinan batik. Salah satunya usaha kerajinan batik tulis Ronggo Mukti di Kelurahan Sidomukti, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, kebanjiran pesanan.

Selama pesta demokrasi Pemilu 2024 ini, tak kurang dari 100 pesanan yang sudah datang. Pesanan batik tulis tersebut baik berupa kain potongan atau setengah jadi, serta yang sudah dalam bentuk baju atau pakaian jadi.

Baca juga: Dongkrak Swasembada Pangan, Poktan Probolinggo Mulai Percepat Tanam Padi

Pesanan banyak datang dari partai politik atau parpol, serta para calon legislatif atau caleg yang bermaksud memberikan seragam bagi para tim sukses, atau para pendukungnya.

Lebih lanjut, umumnya para pemesan batik dari partai politik memesan batik dengan motif yang disesuaikan, dengan filosofis partainya. Yakni mereka memesan batik tulis, sesuai dengan wilayah atau daerah tempat pemilihannya.

Diketahui, untuk kain batik harganya variatif, hal itu tergantung motif dan kualitas bahan yang digunakan. Ada yang mulai Rp 200.000, Rp 250.000 hingga Rp 300.000. Sedangkan untuk baju standarnya Rp 350.000 per baju.

Baca juga: Harga Cabai di Pasar Probolinggo Melonjak Rp60 Ribu Jelang Bulan Ramadhan

Pemilik usaha batik tulis Ronggo Mukti, Mahrus Ali mengatakan, kondisi itu menurutnya, menjadi berkah tersendiri bagi usaha batiknya. Pesanan batik tulis mulai berdatangan semenjak memasuki tahapan Pemilu 2024 lalu. 

"Momen Pemilu ini memang berdampak terhadap naiknya omset usaha batik tulis di sini," ungkapnya, Senin (29/01/2024).

Baca juga: Ribuan Wisman Ikuti ‘City Tour’ di Kota Probolinggo saat Momen Libur Nataru 2025/2026

Sementara itu, Mahrus menambahkan untuk pemesan batik tulisnya, paling banyak berasal dari wilayah Probolinggo dan sekitarnya. Adapun pemesan dari luar daerah, hanya beberapa saja.

Menurutnya, biasanya pesanan batik tersebut akan terus meningkat, hingga momen pesta demokrasi pemilihan kepala daerah atau Pilkada mendatang. Sehingga musim tahun ini memang full barokah dan berkah tersendiri bagi usahanya. prb-01/dsy

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru