Menjaga Asa Panen, Ribuan Petani Lamongan Berburu Pupuk Non Subsidi

surabayapagi.com

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Untuk menjaga asa agar bisa panen padi dengan hasil maksimal, ribuan petani rela antri untuk berburu pupuk non subsidi dalam gebyar diskon pupuk non subsidi oleh PT Pupuk Indonesia, di Komplek Pergudangan Pusri di Jalan Jaksa Agung Suprapto Kecamatan Lamongan, Selasa (30/1/2024).

Diungkapkan oleh Ketua Kelompok Tani Makmur Desa Deket Wetan Arif Rahman, kegiatan ini cukup membantu petani untuk mendapat pupuk memang saat ini menjadi langka. Terlebih adanya pengurangan kuota pupuk subsidi sebesar enam puluh persen. "Gebyar diskon pupuk non subsidi ini sangat membantu petani, yang memang hari-hari sangat butuh pupuk," ujarnya.

Baca juga:  Pengemudi Becak Lamongan Terima Bantuan Becak Listrik dari Prabowo

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi memberikan apresiasi akan kegiatan tersebut. Karena dapat mendukung percepatan tanam di Kabupaten Lamongan. Selain itu tentu juga memudahkan petani Lamongan mendapatkan pupuk non subsidi sebagai pemupukan berimbang. 

"Saya mewakili petani dan petani tambak yang ada di Lamongan tentunya mengucapkan terimakasih atas bantuan potongan harga pupuk yang diberikan oleh PT Pupuk Indonesia," tutur Bupati yang akrab disapa Pak Yes.

Terlebih pada 2023 lalu, mengalami dampak terjadinya El Nino. Sehingga waktu tanam menjadi mundur, maka dari itu hadirnya bantuan potongan harga pupuk ini diyakini akan membantu percepatan tanam bagi petani.

Baca juga: Mas Wabup Dirham Buka Forum Konsultasi Publik Penyusunan RKPD 2027

"Gebyar diskon pupuk hari ini bentuk perhatian pemerintah kepada petani. Apalagi Kabupaten Lamongan dinobatkan sebagai lumbung pangan nasional, jadi harus kita pertahankan predikat tersebut," katanya.

Selanjutnya orang nomor satu di Kota Soto menjelaskan kepada enam ribu petani yang hadir, agar menyikapi adanya isu krusial tentang keterbatasan kuota pupuk subsidi dengan kreatifitas. Salah satunya dengan cara mulai menggunakan dan memproduksi pupuk organik.

SVP Transformasi Bisnis Petrokimia Gresik Eko Suroso menuturkan adanya perhatian khusus untuk Kabupaten Lamongan sebagai sentra tambak. Yakni dengan menyediakan jenis pupuk SP 26 sebanyak 300 ton.

Baca juga: Tahun 2026 ATR/BPN, Kabupaten Lamongan Targetkan 20.000 Bidang Tanah Bersertifikat

"Ada yang spesial untuk Kabupaten Lamongan, kami menghadirkan pupuk SP 26 yang mana untuk petani tambak," tutur Eko Suroso.

Tidak hanya SP 26, diskon pupuk nonsubsidi berlaku untuk satu paket yang berisi  pupuk SP 26 dan pupuk urea, masing-masing berisi 25 kilogram. Satu paketnya mendapat potongan empat puluh persen atau 200 ribu rupiah dari harga 340 ribu rupiah. Untuk bisa mendapatkan satu paketnya, petani Lamongan cukup membawa kartu tanda penduduk (KTP) asli.

Sementara itu, data Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Lamongan  menyebutkan dalam periode tanam Oktober 2023 - Maret 2024 atau masuk periode musim penghujan dan musim kemarau 1 luasan tanaman padi di Lamongan 36.908 Ha. Dengan rincian Oktober seluas 754 Ha, November seluas 13.212 Ha, dan Desember seluas 22.942. jir

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru