Awal Musim Tanam: Luas Tanam Tembakau Magetan Berkurang, Petani Pilih Beralih ke Jagung dan Kentang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Seorang petani tembakau beraktivitas di lahan tembakau di Kabupaten Magetan, Jawa Timur. SP/ MGT
Ilustrasi. Seorang petani tembakau beraktivitas di lahan tembakau di Kabupaten Magetan, Jawa Timur. SP/ MGT

i

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Pada musim tanam 2026, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Magetan, menyebutkan luas tanam tembakau di wilayah setempat berkurang. Hal itu dipicu tingginya intensitas hujan saat awal musim tanam pada bulan April-Mei lalu. Sehingga, sejumlah petani beralih komoditas setelah bibit yang ditanam gagal tumbuh.

"Curah hujan pada awal masa musim tanam masih tinggi. Kondisi itu membuat banyak bibit tembakau tidak tumbuh dengan baik. Akibatnya petani melakukan penyulaman berkali-kali, bahkan ada yang kehabisan bibit. Sebagian akhirnya memilih beralih menanam jagung maupun kentang, terutama di daerah dataran tinggi," ujar Sub Koordinator Perkebunan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Magetan Bambang Utomo, Rabu (22/07/2026).

Menurut Bambang, peralihan komoditas tersebut berdampak pada penyusutan luas tanam tembakau di Magetan. Jika pada tahun 2025 luas areal mencapai sekitar 500 hektare, tahun 2026 diperkirakan hanya tersisa sekitar 250 hingga 300 hektare.

Meski lahan berkurang, Bambang menegaskan bahwa prospek ekonomi tembakau di Magetan masih cukup menjanjikan. Selama ini, kabupaten tersebut memiliki keunggulan waktu tanam yang lebih awal dibandingkan daerah penghasil tembakau lainnya, sehingga hasil panen lebih dahulu masuk ke pasar. "Biasanya pembeli atau pabrikan datang lebih dulu ke Magetan karena daerah lain belum panen. Ini menjadi keuntungan bagi petani. Untuk daun basah, harga sekitar Rp5.000 per kilogram saja sebenarnya sudah menguntungkan. Saat ini informasi yang kami terima bahkan sudah berada di atas Rp10.000 per kilogram," katanya.

Untuk membantu petani menghadapi tantangan bibit tembakau karena curah hujan, DTPHP Magetan terus melakukan pendampingan. Salah satunya melalui perbaikan teknik budidaya, antara lain penggunaan bibit dalam tray atau nampan semai serta pemanfaatan mulsa plastik guna meningkatkan keberhasilan tanam. Selain aspek budidaya, DTPHP juga berupaya memperkuat pemasaran hasil panen dengan memfasilitasi petani dengan vendor maupun pembeli potensial. mg-03/dsy

Berita Terbaru

Pemkot Madiun Mulai Perluasan Lahan Atau Incinerator Buntut TPA Winongo Overload

Pemkot Madiun Mulai Perluasan Lahan Atau Incinerator Buntut TPA Winongo Overload

Senin, 12 Okt 2026 11:52 WIB

Senin, 12 Okt 2026 11:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Menindaklanjuti kapasitas TPA Winongo yang semakin terbatas (overload), membuat Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun mulai mencari jalan…

Ditarget Rampung 2027, Wali Kota Prioritaskan Anggaran Fasilitas Pendidikan Surabaya

Ditarget Rampung 2027, Wali Kota Prioritaskan Anggaran Fasilitas Pendidikan Surabaya

Senin, 12 Okt 2026 11:43 WIB

Senin, 12 Okt 2026 11:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti pembangunan sarana dan prasarana sekolah menyusul laporan kekurangan ruangan kelas di SDN Semolowaru IV Kota…

Pemkot Kediri Dorong Pembinaan dan Prestasi Olahraga Catur, Diikuti Ratusan Atlet

Pemkot Kediri Dorong Pembinaan dan Prestasi Olahraga Catur, Diikuti Ratusan Atlet

Senin, 12 Okt 2026 11:36 WIB

Senin, 12 Okt 2026 11:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Sebagai upaya dalam mendorong pembinaan atlet catur termasuk dengan turnamen untuk menguji kemampuan sekaligus meningkatkan prestasi…

Promosikan Wisata Pesisir, Pemkab Trenggalek Manfaatkan Jambore Komunitas Skuter

Promosikan Wisata Pesisir, Pemkab Trenggalek Manfaatkan Jambore Komunitas Skuter

Senin, 12 Okt 2026 11:07 WIB

Senin, 12 Okt 2026 11:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Guna mempromosikan destinasi wisata pesisir sekaligus mendorong aktivitas ekonomi masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Usulkan Pembangunan Pos Jaga dan Palang Pintu KA, Pemkab Tulungagung Anggarkan Rp1,2 Miliar

Usulkan Pembangunan Pos Jaga dan Palang Pintu KA, Pemkab Tulungagung Anggarkan Rp1,2 Miliar

Senin, 12 Okt 2026 11:00 WIB

Senin, 12 Okt 2026 11:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Dalam rangka pembangunan pos jaga, palang pintu di empat perlintasan sebidang, serta perangkat pendukung di dalamnya, saat ini…

Dinas ESDM Diminta Tingkatkan Penertiban Tambang Sirtu di Sejumlah Titik

Dinas ESDM Diminta Tingkatkan Penertiban Tambang Sirtu di Sejumlah Titik

Senin, 12 Okt 2026 10:12 WIB

Senin, 12 Okt 2026 10:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim, Wara Sundari Renny Pramana, menekankan pentingnya penertiban pertambangan bermasalah di…