Gulirkan Kasus Kekerdilan, Dinkes Magetan Sukses Terapkan Aksi Cegah Stunting

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Magetan Nanik Endang menyerahkan paket Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Bergizi untuk Balita Posyandu. SP/Foto:Diskominfo Magetan
Bupati Magetan Nanik Endang menyerahkan paket Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Bergizi untuk Balita Posyandu. SP/Foto:Diskominfo Magetan

i

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Guna menggulirkan kasus kekerdilan anak, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Magetan menggencarkan Program Aksi Cegah Stunting (ACS) yang digulirkan pemerintah pusat menggandeng pemda, akademisi, dan lembaga internasional.

Keberhasilan dalam mencegah (suksesi) kasus stunting tersebut tampak saat Magetan menjadi salah satu dari 14 kabupaten/kota percontohan ACS yang bekerja sama dengan Human Development Partnership (HBP), Institute of Public Policy and Government, serta Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia.

Kepala Dinkes Magetan Rohmat Hidayat mengatakan, jika proyek rintisan itu diawali di Desa Jabung, wilayah kerja Puskesmas Panekan, dengan rumah sakit rujukan utama RSUD dr Sayidiman. Sehingga, seiring bergulirnya program tersebut, kini Dinkes Magetan melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) perluasan rujukan stunting dengan beberapa rumah sakit lain, yaitu RS Paru Manguharjo Madiun, RSUD dr Soedono Madiun, dan RSU Aisyiyah Ponorogo.

‎"Prinsip utama ACS adalah penguatan poros rujukan mulai dari tingkat posyandu, puskesmas, hingga rumah sakit rujukan untuk anak stunting. Hasilnya, kasus stunting di Desa Jabung berhasil diturunkan dari 43 balita menjadi 23 balita dalam kurun waktu 2022–2023. Keberhasilan itu kemudian direplikasi sehingga saat ini seluruh 22 puskesmas di Magetan telah melaksanakannya," ujarnya, Rabu (22/07/2026).

Lebih lanjut, Rohmat menjelaskan melalui Program ACS, sesuai data Pemkab Magetan berhasil menurunkan kasus stunting dari 30,2 persen berdasarkan Riset Kesehatan Dasar Kemenkes 2018 menjadi 10,4 persen berdasarkan hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) Kemenkes terbaru tahun 2024. Selain perluasan fasilitas rujukan, Dinkes Magetan juga terus memperkuat kapasitas petugas kesehatan secara berkala agar mampu melakukan edukasi, deteksi dini, dan penanganan kasus stunting secara lebih cepat dan tepat.

"Evaluasi program ACS ini diselenggarakan untuk menyamakan persepsi antara puskesmas dan rumah sakit rujukan dalam tata laksana balita stunting, serta menggalang dukungan lintas sektor di luar bidang kesehatan agar program ACS berjalan optimal," katanya. mg-02/dsy

Berita Terbaru

PDIP Minta Restrukturisasi OPD Tak Bebani APBD, Bupati Madiun Sebut  Lebih Efisien

PDIP Minta Restrukturisasi OPD Tak Bebani APBD, Bupati Madiun Sebut  Lebih Efisien

Senin, 21 Sep 2026 17:04 WIB

Senin, 21 Sep 2026 17:04 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Madiun memberikan perhatian terhadap rencana perubahan ketiga atas Peraturan Daerah Nomor 6 T…

Jelang Akhir Tahun Pemkab Ponorogo Kebut Proyek Fisik, DPRD Ingatkan Soal Kualitas

Jelang Akhir Tahun Pemkab Ponorogo Kebut Proyek Fisik, DPRD Ingatkan Soal Kualitas

Senin, 21 Sep 2026 17:03 WIB

Senin, 21 Sep 2026 17:03 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo— Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo mulai menggenjot pelaksanaan sejumlah pekerjaan fisik di tengah waktu pelaksanaan anggaran 2026 …

Peringatan HUT ke-81 PMI, Pemkot Mojokerto Apresiasi 23 Pendonor Darah Sukarela 75 Kali

Peringatan HUT ke-81 PMI, Pemkot Mojokerto Apresiasi 23 Pendonor Darah Sukarela 75 Kali

Senin, 21 Sep 2026 14:02 WIB

Senin, 21 Sep 2026 14:02 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto– Semangat kemanusiaan terus mengalir di Kota Mojokerto. Dalam rangka memperingati HUT ke-81 Palang Merah Indonesia (PMI), sebanyak …

Bambang Haryo Terima Penghargaan Pembina Olahraga 2026, Target Prestasi Jatim di PON Jadi Sorotan

Bambang Haryo Terima Penghargaan Pembina Olahraga 2026, Target Prestasi Jatim di PON Jadi Sorotan

Senin, 21 Sep 2026 13:25 WIB

Senin, 21 Sep 2026 13:25 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Anggota DPR RI Bambang Haryo Soekartono menerima penghargaan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur sebagai Pembina Olahraga Perorangan B…

Aksi Taruh Batu di Atas Rel Kereta Api Bakal ditindak Hukum PT KAI

Aksi Taruh Batu di Atas Rel Kereta Api Bakal ditindak Hukum PT KAI

Senin, 21 Sep 2026 11:48 WIB

Senin, 21 Sep 2026 11:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - KAI Daop 7 Madiun Kecam Aksi Meletakan Batu di Atas Rel KA, dengan tegas hal itu ganggu keselamatan Perjalanan Kereta Api. Untuk …

Melalui Inofasi PASPORIA, Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Blitar, Perluas Layanan ke Imigrasian

Melalui Inofasi PASPORIA, Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Blitar, Perluas Layanan ke Imigrasian

Senin, 21 Sep 2026 11:47 WIB

Senin, 21 Sep 2026 11:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar -  Kali ini layanan tersebut hadir di Kab.Tulungagung, berbarengan aktivitas masyarakat, pada Car Free Day pada Minggu …