SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Sejumlah warga di wilayah Sidoarjo pada Minggu (18/02/2024) melaporkan adanya keluhan air yang keruh hingga beraroma tidak sedap hampir dua minggu lamanya.
Sementara itu, menurut Ifan Bachtiar Humas PDAM Delta Tirta Sidoarjo, terkait penyebab menurunnya kualitas air baku dari Sungai Pelayaran, Ifan mengatakan, berdasarkan pengalaman diduga karena pembuangan limbah sembarangan (oknum nakal).
Baca juga: Diduga Gegara Musim Kawin, Penampakan Buaya Kerap Muncul di Sidoarjo
Pihaknya memperkirakan kualitas air sudah kembali normal pada Minggu sore (18/02/2024). Sebab pada Minggu siang, setelah melakukan penggelontoran di hulu Sungai Pelayaran, kualitas air baku sudah mulai membaik.
Sedangkan untuk wilayah yang terdampak air keruh tak layak digunakan tersebut diantaranya, Perumahan Kramat Jegu, Perumahan Pondok Wage Indah, Kenongosari Pepelegi, Perumahan Kedungturi Permai I Taman, Perumahan Graha Asri Sukodono, dan Perumahan Kepuh Permai – Waru.
Baca juga: Camat Balongbendo Tegaskan Biaya PTSL Rp 150 Ribu, Pihak Desa Harap Memperhatikan
Hingga kini, pihaknya mengkonfirmasi diperkirakan jumlah pelanggan yang terdampak lebih dari 10 ribu pelanggan.
“Kami sudah melakukan washout atau flushing untuk dibuang cuma-cuma tidak hanya satu jam, dua jam, bahkan berjam-jam. Tapi mohon maaf, setelah air yang keluar sudah kami lihat jernih, kita tutup, ternyata di pelanggan tetap keruh. Informasi yang kami terima dari teman-teman produksi, ini akibat menurunnya kualitas air baku di Sungai Pelayaran,” kata Ifan.
Baca juga: Pemkot Surabaya Ambil Langkah Tegas Pecat Raka Jatim yang Minta Pacar Aborsi
“Jajaran direksi dan semua karyawan PDAM Delta Tirta Sidoarjo menyampaikan permohonan maaf ke pelanggan atas kualitas air yang sampai ke pelanggan,” ujarnya. sda-01/dsy
Editor : Desy Ayu