SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Timur Komisaris Besar Polisi Komarudin menyebut arus lalu lintas dari Kabupaten Bangkalan menuju Sampang dan Sumenep tersendat akibat banjir.
Dalam keterangannya di Surabaya, Rabu, Komarudin mengatakan arus lalu lintas di kawasan tersebut menuju Sampang, Sumenep, dan sekitarnya maupun sebaliknya belum bisa dilewati kendaraan jenis apapun.
Baca juga: Polda Jatim Temukan Puluhan Pengunjung Positif Narkoba, Terbanyak di Station Club
"Sampai 00.10 WIB, saya mengecek di depan Koramil Blega Bangkalan, situasi arus lalu lintas dari arah Bangkalan menuju Sumenep dan Sampang demikian juga sebaliknya belum bisa dilintasi mengingat masih banjir dengan ketinggian sekitar 1 meter," kata Komarudin.
Komarudin menyatakan dia bersama jajarannya berupaya membuat sejumlah opsi atau alternatif agar arus lalu lintas dapat berjalan lancar usai banjir surut.
"Oleh karena itu kami masih melakukan berbagai upaya," ujarnya.
Baca juga: Sambangi Media Center Mojokerto, AKBP Herdiawan Pamitan Mutasi ke Polda Jatim
Perwira dengan tiga melati di pundak itu mengimbau agar pengendara motor, mobil, hingga truk untuk bersabar terlebih dulu. Sebab, akan berbahaya bagi pengendara tersebut apabila nekat melintasi banjir.
"Dimohon kesabaran pengendara dari arah Surabaya, Bangkalan, Sampang, dan Sumenep maupun sebaliknya. Antrean mencapai 4 km harap bersabar, tetap dalam antrean hingga nanti saat jalur dibuka kembali," ujarnya.
Baca juga: Pemkab Sumenep Siapkan Dana Cadangan Pilkada 2029 Rp75 Miliar
Pihak kepolisian bersama Muspida Kabupaten Bangkalan telah melakukan pengecekan di Kecamatan Blega di mana genangan air masih cukup tinggi.
"Tadi sudah melakukan pengecekan situasi terkini di Kecamatan Blega, genangan air masih cukup tinggi dan belum bisa dilalui kendaraan," tuturnya. S-01/ham
Editor : Moch Ilham