Pemerintah Izinkan Sektor Swasta Impor Daging Sapi 145 Ribu Ton Jelang Lebaran

surabayapagi.com
Penjualan daging sapi di pasaran mulai diburu pembeli di momen Ramadhan dan menjelang Lebaran. SP/ JKT

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Menjelang lebaran tahun 2024 ini, kebutuhan akan daging terutama daging sapi kian melejit. Menindaklanjuti kebutuhan itu, pemerintah telah memberikan izin bagi sektor swasta untuk mengimpor daging jelang hari raya Lebaran sebesar 145 ribu ton.

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi mengatakan daging-daging impor ini akan masuk ke Indonesia sekitar minggu ke 2 sampai minggu ke 3 bulan puasa. Artinya, daging impor ini akan tiba di Indonesia kisaran akhir Maret atau paling lambat awal April 2024.

Baca juga: Selama Libur Lebaran, Volume Sampah di Kota Malang Alami Tren Penurunan

"Akan ada impor, kan yang private udah jalan, sekarang nunggu masuk, ya minggu 2 atau ke 3 puasa ini. Jumlah yang approve 145 ribu ton bentuknya daging," ungkap Arief, Rabu (20/03/2024).

Arief melanjutkan impor daging sapi bakal dilakukan dari Australia, Selandia Baru, hingga Amerika Serikat. Sementara itu untuk impor sapi hidup akan dilakukan hanya dari Australia.

"Kebanyakan ya dari Australia, kalau daging ada Amerika Serikat, New Zealand, kalau daging sapi bakalan, yang hidup itu dari Australia," sebut Arief.

Baca juga: Momen Lebaran, Volume Sampah di Kota Malang Menurun

Selain itu, pemerintah juga memberikan izin impor untuk sapi hidup bersama Gabungan Pelaku Usaha Peternakan Sapi Potong Indonesia (Gapuspindo) yang juga telah menyiapkan importasi sapi hidup yang telah mengantongi izin.

Sementara itu, sebelumnya Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Budi Santoso memastikan ketersediaan dagang sapi impor tidak mengalami keterlambatan dan akan tiba di Indonesia sebelum Idul Fitri 2024. Sebab, Kemendag terus memantau perkembangan impor daging setelah memberikan izin.

"Enggak terlambat, kita sampaikan itu bisa sebelum Lebaran sampai, kita komunikasi terus. Kita komunikasi, koordinasi dengan pelaku usahanya dengan asosiasi kapan sampai, dia bilang sebelum Lebaran sampai semua," ujar Budi.

Baca juga: Raih Kemenangan di Hari yang Fitri, Masjid An-Nur Dukuhsari Jabon Gelar Sholat Idulfitri 1447 H/2026 M Sabtu Ini

Budi menyampaikan, permohonan impor daging sapi telah diterima Kemendag pada Februari 2024. Kemendag pun langsung mengeluarkan surat persetujuan impor.

Sedangkan, Holding BUMN Pangan juga bakal melakukan importasi daging dan sapi hidup jelang Lebaran. Jumlahnya mencapai 3.000 ekor sapi hidup dari Australia, dan daging sapi beku dilakukan juga dari Australia sebanyak 20 ribu ton dan dari Brazil sebanyak 20 ribu ton juga. jk-01/dsy

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru