SURABAYAPAGI.COM, Pasuruan - Tidak sedikit gedung sekolah di Kabupaten Pasuruan yang perlu mendapat sentuhan. Sebab, banyak diantaranya yang mengalami kerusakan. Inventarisir sekolah rusak, tengah dilakukan supaya, bisa mendapat prioritas pembenahan.
Berdasarkan data Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pasuruan, setidaknya, ada 200 gedung sekolah yang kondisinya rusak berat. Tingkat kerusakannya lebih dari 50 persen. Namun, rehabilitasi gedung itu, tidak serta merta bisa direalisasikan dalam waktu bersamaan.
Baca juga: Meresahkan! Musim Hujan Picu Banjir hingga Ular Masuk Rumah Warga di Pasuruan
“Ada skala prioritas yang sudah kami tetapkan. Mana yang urgen dan perlu segera ditangani,” kata Triono Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pasuruan .Itu lantaran, berkaitan dengan ketersediaan anggaran yang ada.
Menurut dia, kebutuhan perbaikan gedung sekolah untuk saat ini, memang harus disesuaikan dengan kemampuan fiskal daerah. Sehingga, rencana perbaikannya, dilakukan secara bertahap.
Baca juga: Pesona Wisata Air Terjuan Putuk Truno, Suguhkan Panorama di Balik Lereng Gunung
“Sementara, ada 28 sekolah yang harus segera direhab karena kondisinya sangat urgen. Dan sudah menjadi prioritas pengerjaan di tahun 2024 ini,” tambahnya. Beberapa diantara sekolah yang akan direhab, termasuk SDN Plososari III, Kecamatan Grati.
“Hal semacam ini, juga kami minta kepala sekolah, untuk aktif mengecek kondisi bangunan sekolahnya. Apakah ada kerusakan atau tidak,” jelas Triono. Terlebih, di tengah cuaca ekstrem belakangan ini. Banyak gedung-gedung ambruk diterjang angin kencang.
Baca juga: Rehab Berat SDN Sepanjang 2 Taman Harus Berkualitas
Mengingat, kerusakan bagian atap gedung sekolah tersebut, sudah semakin parah. Ia meminta pihak sekolah segera melapor, apabila mendapati kondisi gedung yang cukup mengkhawatirkan. "Sehingga, bisa secepatnya didata, untuk diusulkan perbaikannya,” sampainya. Hik
Editor : Moch Ilham