SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Bank Indonesia (BI) menyatakan penyaluran kredit pada Maret 2024 tumbuh sebesar 11,8 persen (yoy).
"Ini meningkat dibandingkan pertumbuhan bulan sebelumnya sebesar 11,0 persen (yoy)," kata Erwin melalui keterangan resmi, Kamis (25/4/2024).
Baca juga: BI, Batasi Pembelian Dolar AS
Bank Indonesia juga mencatat uang beredar dalam arti luas (M2) tembus Rp8.888,4 triliun atau tumbuh sebesar 7,2 persen secara tahunan (year on year/yoy) pada Maret 2024.
Lajunya, juga lebih tinggi dari capaian pada Februari 2024 silam yang hanya 5,3 persen (yoy).
Baca juga: Penggunaan Uang Kartal Melambat
Tagihan Bersih ke Pusat
Baca juga: BI Dorong Perekonomian Domestik
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono menyebut perkembangan tersebut terutama didorong oleh pertumbuhan uang beredar sempit (M1) sebesar 7,9 persen (yoy) dan uang kuasi sebesar 6,2 persen (yoy).
Selain itu, perkembangan M2 pada Maret 2024 terutama dipengaruhi oleh perkembangan penyaluran kredit dan tagihan bersih kepada pemerintah pusat. n ec/rmc
Editor : Moch Ilham