SURABAYAPAGI, Surabaya - Kantor Imigrasi Surabaya telah menambah kuota layanan paspor pada aplikasi M-Paspor sebanyak 200 slot per hari. Dengan penambahan kuota ini diharapkan menjawab keluhan masyarakat terkait terbatasnya kuota yang menyebabkan waktu tunggu yang lama.
Menurut Kepala Kantor Imigrasi Surabaya, Chicco Muttaqin, penambahan ini merupakan respons atas arahan Kepala Divisi Keimigrasian Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Timur. Langkah serupa juga diterapkan di seluruh kantor Imigrasi di Jawa Timur.
Baca juga: Puluhan Masa Yayasan Masjid Rahmat Surabaya Tuntut Pengembalian Tanah Wakaf di Pandigiling
"Penambahan kuota sebanyak 200 slot sudah dilakukan mulai minggu ini, tepatnya mulai hari Senin (22/04/2024)," kata Chicco, dari keterangan yang diterima Surabaya Pagi, Jumat, (26/4/2024).
Lanjut Chicco, kuota tambahan ini tersedia di Kantor Imigrasi Surabaya (kantor induk) dan beberapa kantor di bawahnya, termasuk ULP BG Junction, ULP Ciputra World, ULP CBD Wiyung, MPP Sidoarjo, dan MPP Mojokerto.
Baca juga: Cari Figur Berintegritas, Pemkot Surabaya Buka Pendaftaran Calon Pimpinan BAZNAS Periode 2026–2031
Chicco berharap penambahan ini dapat memperlancar proses permohonan paspor dan memangkas waktu tunggu. "Kami harap masyarakat Surabaya, Sidoarjo, dan Mojokerto dapat memanfaatkan aplikasi M-Paspor secara maksimal untuk menghemat waktu dan tenaga untuk mengurus paspor," imbuhnya.
Menurutnya, dengan bantuan aplikasi M-Paspor ini telah menjadi andalan Imigrasi dengan berbagai manfaat yang ditawarkan, seperti pendaftaran online, pemilihan jadwal kedatangan, pemilihan lokasi kantor Imigrasi di seluruh Indonesia, pembayaran online, dan penjadwalan ulang.
Baca juga: 2.000 Unit RTLH di Surabaya Terima Manfaat Bantuan Program BSPS 2026
"Adanya aplikasi M-Paspor menjadi solusi tepat bagi masyarakat yang ingin mengurus paspor dengan cepat, mudah, dan nyaman. Masyarakat juga dapat dengan mudah mengunduh di Play Store (untuk pengguna Android) dan App Store (untuk pengguna iOS)," pungkasnya.Ain
Editor : Mariana Setiawati