Gencarkan Pangan Murah, DKPP Kota Kediri Tekan Lonjakan Harga Bapok

surabayapagi.com
Petugas menyerahkan beras medium kepada pembeli saat kegiatan gerakan pangan murah. SP/ KDR

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Kediri terus menekan lonjakan harga kebutuhan bahan pokok (bapok) seperti gula pasir, bawang merah, dan beras medium di pasar modern dan tradisional dengan kegiatan gerakan pangan murah.

Diketahui, gerakan pasar murah tersebut dilakukan DKPP Kabupaten Kediri bersama Bulog yang digelar di Taman Harmoni Jalan Sudanco Supriyadi Kota Kediri. Masyarakat banyak menyerbu tiga komoditas yang dijual DKPP Kota Kediri. 

Baca juga: Pemkot Kediri Tunggu Legal Opinion Kejaksaan untuk Penyelesaian Proyek RTH Alun-alun

Namun, pembelian dibatasi yakni beras maksimal 2 pack. Sehingga, warga hanya bisa membeli bawang merah 1 kilogram, dan gula pasir 2 kilogram. 

Sedangkan, bagi pembeli dikhususkan untuk warga yang ber-KTP Kota Kediri. DKPP Kota Kediri hari ini menyediakan bawang merah dengan stok 2 kuintal, beras sebanyak 1 ton 250 kilogram, dan gula pasir 2 kuintal.

Baca juga: DPRD Kota Kediri Ingin Aturan Perubahan Jalan Stasiun Kediri Tetap Menguntungkan Masyarakat

Sementara itu, diketahui juga, harga komoditas di pasaran seperti bawang merah dijual Rp 40 ribu per kilogram, sedangkan harga di pasaran masih Rp 57 ribu per kilogram. 

Lalu, gula pasir dijual Rp 15.500 per kilogram, sementara harga di pasaran Rp 18.000 per kilogram. Beras medium 5 kilogram dijual Rp 52.000 rupiah, di pasaran masih di harga Rp 62.000 per 5 kilogram.

Baca juga: Tumbuhkan Motivasi Wali Kota Kediri Ajak Ribuan Anggota Kopri dan PGRI Ikut Olah Ragah Jalan Sehat

Lebih lanjut, Kepala DKPP Kota Kediri, Muhammad Ridwan mengatakan, berdasarkan pantauan di beberapa pasar, tiga kebutuhan pokok di Kota Kediri seperti beras medium, gula pasir dan bawang merah mengalami lonjakan harga. 

“Sehingga untuk menekan tiga kebutuhan pokok tersebut, gerakan pangan murah akan sering dilakukan,” jelas Ridwan, dikutip Senin (29/04/2024). kdr-01/dsy

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru