CJH Embarkasi Surabaya, Disambut Fast Track Mecca Route

surabayapagi.com

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Baru tahun 2024 ini CJH Embarkasi Surabaya, disambut Fast Track Mecca Route. Melalui layanan fast track ini, jemaah tidak perlu lagi mengantre di bandara kedatangan Arab Saudi untuk dilakukan pengecekan oleh petugas imigrasi. Sehingga cahaj bisa langsung menuju hotel penginapan.

Ini diawali oleh Jemaah asal Kabupaten Bojonegoro yang baru lepas landas dari Bandara Juanda menuju Bandara Internasional Pangeran Mohammad Bin Abdul Aziz, Madinah pada pukul 05.20 WIB pagi.

Baca juga: Bandara Dhoho akan Digunakan Pemberangkatan Jemaah Haji

Meski baru berangkat pukul 05.20 WIB, jemaah haji sudah harus tiba di Bandara Juanda sekitar pukul 01.00 WIB karena harus melewati layanan pemeriksaan dokumen oleh petugas Imigrasi Arab Saudi.

Sisyani Jaffar General Manager Bandara Juanda mengatakan layanan Mecca Route ini memanfaatkan ruang tunggu Gate 13-15 pada Terminal 1 sebagai area layanan fast track oleh Pemerintah Aarab Saudi.

“Area ini juga sudah di renovasi menjadi area yang terpisah dengan gate lainnya sehingga pada pelaksanaanya untuk flow penumpang domestik dan flow jemaah haji tidak tercampur,” ujar Sisyanj Jaffar, Minggu.

Menurut Sisyani, layanan pemberangkatan haji tahun ini sedikit berbeda karena terdapat layanan fast track.

“Layanan ini manfaatnya akan dirasakan oleh Jemaah haji saat tiba di Arab Saudi tidak pemeriksaan dokumen imigrasi lagi sehingga dapat langung keluar,” jelasnya.

Baca juga: Tahun 2026, Ada Peningkatan Kuota Petugas Haji Perempuan

Kloter pertama jemaah haji Embarkasi Surabaya berasal dari Kabupaten Bojonegoro yang jumlahnya mencapai 371 orang. Para jemaah menumpangi pesawat Saudi Arabia Airlines dengan nomor penerbangan SV 5269.

 

Kelebihan Layanan Fast Track

Menag Yaqut mengapresiasi pemerintah Arab Saudi yang telah memberikan dan menambah layanan fast track bagi jemaah haji Indonesia.

Baca juga: Biaya Armuzna Haji Tahun Ini Dihemat Rp180 Miliar

Fast track merupakan fasilitas preclearance atau pemeriksaan dokumen jemaah haji oleh Keimigrasian Pemerintah Arab Saudi di Indonesia. Fast track awalnya hanya dilakukan di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng. Mulai tahun ini, fast track juga dilakukan di Bandara Juanda Surabaya, dan Adi Soemarmo Surakarta.

Menurut Yaqut, layanan fast track dapat menghemat waktu jemaah setibanya di bandara tujuan, baik Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah maupun King Abdul Aziz International Airport (KAAIA) Jeddah. Sebab, proses pengecekan dokumen keimigrasian (pre departure clearance), seperti visa dan paspor, sudah dilakukan sejak di Bandara Soetta, Cengkareng, Bandara Juanda Surabaya, dan Bandara Adi Soemarmo Surakarta.

"Ini ikhtiar besama Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Arab Saudi dalam memudahkan jemaah. Atas nama pemerintah Indonesia, saya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Arab Saudi yang telah memberikan fasilitas fast track tambahan, selain di Jakarta, juga ada di Solo dan Surabaya," kata Yaqut di Cengkareng, seperti dikutip dari keterangan pers Kemenag, kemarin. n rmc/erc

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru