Biaya Armuzna Haji Tahun Ini Dihemat Rp180 Miliar

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menyampaikan adanya penghematan signifikan dalam anggaran penyelenggaraan ibadah haji 2026. Efisiensi tersebut diklaim mencapai Rp180 miliar setelah pemerintah berhasil menurunkan biaya layanan Armuzna (Arafah, Mina, Muzdalifah) bagi jemaah haji Indonesia.

Baru-baru ini, Indonesia juga mendapatkan penurunan biaya layanan haji di sektor masyair sebesar 200 riyal per orang dari Arab Saudi.

Masyair merupakan paket layanan komprehensif selama puncak ibadah haji di tiga lokasi utama, yakni Arafah, Muzdalifah, dan Mina, di Arab Saudi.

Jadi, Arafah, Muzdalifah, dan Mina adalah lokasi ibadah, bukan tempat tinggal permanen. Biaya naik karena layanan dan kenyamanan ekstra selama musim haji.

Arafah, Muzdalifah, dan Mina mahal karena merupakan pusat ibadah haji yang sangat penting, di mana biaya tinggi terutama berasal dari Haji Khusus/Furoda yang menawarkan fasilitas mewah (hotel bintang 5, tenda VIP) di luar kuota reguler, visa khusus (Mujamalah), dan fasilitas lebih ekskluslusif di lokasi-lokasi tersebut. Jadi bukan karena harga tanahnya, tetapi karena layanan dan kenyamanan premium yang disediakan saat musim puncak haji untuk jamaah yang ingin menghindari antrean panjang,

Area ini adalah inti dari ritual haji, termasuk Wukuf di Arafah (puncak haji), mabit di Muzdalifah, dan melontar jumrah di Mina. Permintaan untuk layanan terbaik di lokasi-lokasi ini sangat tinggi, sementara kuota terbatas, mendorong harga naik.

 

Ditekan Jadi 2.100 Riyal per Jamaah

Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan, menjelaskan bahwa biaya layanan Armuzna tahun ini berhasil ditekan menjadi 2.100 Riyal per jemaah. Angka tersebut lebih rendah 200 Riyal dibandingkan musim haji sebelumnya.

"Itu artinya kalau 200 Riyal kita kalikan 200.000 jemaah, kalikan Rupiah, satu Riyal itu 4.200, ketemu Rp180 miliar. Jadi dari Armuzna kita bisa men-save (berhemat) 180 miliar," jelas Gus Irfan, dalam acara media briefing outlook penyelenggaraan haji di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Kamis (8/1/2026).

Meski biaya layanan mengalami penurunan, Gus Irfan menegaskan bahwa kualitas pelayanan bagi jemaah tidak berkurang. Ia justru menyebut adanya peningkatan fasilitas, khususnya pada aspek kenyamanan tenda di Mina.

"Itu pun kalau tahun lalu itu luas kasurnya itu 0,8 meter persegi, tahun ini kita mendapatkan 1 meter persegi. Jadi ada harga lebih murah tapi kualitasnya lebih baik," lanjutnya..

Gus Irfan menjelaskan bahwa penghematan tersebut diperoleh melalui strategi negosiasi pemerintah Indonesia dalam proses pengadaan layanan Armuzna. Pemerintah, kata dia, menerapkan prinsip harga bersih tanpa tambahan biaya lain di luar kesepakatan.

"Kita minta harga bersih dari anggaran, tidak minta cashback, kita tidak minta fee, kita tidak minta apa pun yang terkait itu dan alhamdulillah bisa turun 200 Riyal," pungkas Gus Irfan. n ec/jk/rmc

Berita Terbaru

DPRD Surabaya Dorong RT dan RW Aktif Mendata Anak Putus Sekolah

DPRD Surabaya Dorong RT dan RW Aktif Mendata Anak Putus Sekolah

Kamis, 06 Agu 2026 17:03 WIB

Kamis, 06 Agu 2026 17:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Alokasi anggaran pendidikan di Surabaya sebesar Rp2,5 triliun, atau sedikit di atas 20 persen dari total APBD 2026 sebesar Rp12,7 t…

Polsek Kesamben Salurkan Bantuan dan Bersihkan Sisa Insiden kebakaran Rumah Kakek Sukatin

Polsek Kesamben Salurkan Bantuan dan Bersihkan Sisa Insiden kebakaran Rumah Kakek Sukatin

Kamis, 06 Agu 2026 16:09 WIB

Kamis, 06 Agu 2026 16:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Wujud kepedulian kepada masyarakat terus ditunjukkan jajaran Polres Blitar, kali ini seluruh anggota Polsek Kesamben melaksanakan …

Sukseskan Program Ketahanan Pangan, Pemdes  Cangkringturi Usaha Ternak Kambing

Sukseskan Program Ketahanan Pangan, Pemdes  Cangkringturi Usaha Ternak Kambing

Kamis, 06 Agu 2026 16:08 WIB

Kamis, 06 Agu 2026 16:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Desa Cangkringturi, Kecamatan Prambon,  Kabupaten Sidoarjo berusaha membangun desanya secara merata. Karenanya, program ketahanan …

Melalui BUMDes, Pemdes Simpang Kembangkan Usaha Ternak Kambing

Melalui BUMDes, Pemdes Simpang Kembangkan Usaha Ternak Kambing

Kamis, 06 Agu 2026 16:07 WIB

Kamis, 06 Agu 2026 16:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Pemerintahan Desa (Pemdes) Simpang, Kecamatan Prambon menaruh perhatian besar terhadap program ketahanan pangan. Salah satunya…

Kurangi Timbunan Sampah TPA Benowo, Wali Kota Instruksikan ASN Surabaya Pilah Sampah dari Rumah

Kurangi Timbunan Sampah TPA Benowo, Wali Kota Instruksikan ASN Surabaya Pilah Sampah dari Rumah

Kamis, 06 Agu 2026 15:45 WIB

Kamis, 06 Agu 2026 15:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Guna memperkuat upaya mengurangi timbulan sampah yang masuk ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Benowo, Pemerintah Kota (Pemkot)…

MPLS SRT 2 Surabaya, Wali Kota Eri Cahyadi Dorong Pelajar Jadi Pemimpin Berkarakter

MPLS SRT 2 Surabaya, Wali Kota Eri Cahyadi Dorong Pelajar Jadi Pemimpin Berkarakter

Kamis, 06 Agu 2026 15:39 WIB

Kamis, 06 Agu 2026 15:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Selama pelaksanaan masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 2 Kota Surabaya, Wali Kota…