Tahun 2026, Ada Peningkatan Kuota Petugas Haji Perempuan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Menteri Haji (Menhaj) Mochammad Irfan Yusuf atau Gus Irfan menjelaskan ada peningkatan kuota petugas haji perempuan untuk tahun ini. Dia berharap hal itu bisa mewujudkan haji yang lebih ramah bagi jemaah perempuan.

"Kemudian peningkatan jumlah kuota petugas haji perempuan lebih dari 30% dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Ini sesuai dengan apa yang kita harapkan bahwa tahun ini adalah haji ramah perempuan," tuturnya dalam rapat kerja di Komisi VIII DPR RI, Jakarta, Rabu (21/1/2026).

Terpisah anggota Amirul Hajj Perempuan 2023-2024, Alissa Wahid, menyebut kebijakan menaikkan persentase petugas perempuan hingga 30% merupakan respons atas kebutuhan jemaah perempuan yang selama ini belum sepenuhnya terlayani.

"Di 2022, ketika saya terlibat dalam tim monitoring dan evaluasi, jumlah pembimbing ibadah dan petugas perempuan masih sangat terbatas, padahal kebutuhan jamaah perempuan berbeda dengan jamaah laki-laki," ungkapnya, ditemui media usai memberi materi dalam Diklat Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 2026 di Aula Gedung Serbaguna Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Selasa.

 Direktur Jaringan Gusdurian Indonesia ini menekankan bahwa fasilitas yang ada juga harus disesuaikan secara sistematis. Ia memberikan contoh di lapangan ketika petugas harus mengalihkan sebagian kamar mandi laki-laki untuk digunakan jamaah perempuan pada waktu tertentu karena keterbatasan fasilitas.

"Kebijakan improvisatif seperti ini seharusnya direspons secara sistematis, bukan sekadar solusi darurat," tegasnya.

Putri sulung Presiden ke-4 RI KH Abdurrahman Wahid itu menegaskan bahwa perubahan cara pandang adalah kunci untuk mewujudkan haji ramah perempuan. Menurutnya, selama sistem pelayanan haji masih didominasi perspektif laki-laki, kebutuhan jemaah perempuan berisiko tidak terakomodasi secara utuh.

"Pelayanan bagi perempuan harus tersedia secara memadai, mulai dari fasilitas sanitasi, perlengkapan, hingga pembimbing ibadah perempuan," jelasnya.

Alissa juga menyebutkan bahwa pengalaman penanganan jemaah haji perempuan pada 2022 melahirkan rekomendasi peningkatan jumlah pembimbing ibadah perempuan. Kesadaran tersebut menjadi dasar bagi kebijakan menghadirkan Amirul Hajj perempuan, agar kebutuhan jemaah perempuan dapat dipahami lebih komprehensif. n jk/ec/rmc

Berita Terbaru

DLHKP Kota Kediri Bersih-bersih Cagar Budaya Jembatan Lama

DLHKP Kota Kediri Bersih-bersih Cagar Budaya Jembatan Lama

Rabu, 18 Feb 2026 21:22 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 21:22 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan dan Pertamanan (DLHKP) Kota Kediri menggelar aksi bersih-bersih di kawasan cagar budaya Jembatan…

Kurir 1 Kg Sabu Divonis 15 Tahun, 2 Tahun Lebih Ringan dari Tuntutan 

Kurir 1 Kg Sabu Divonis 15 Tahun, 2 Tahun Lebih Ringan dari Tuntutan 

Rabu, 18 Feb 2026 18:58 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 18:58 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Majelis hakim Pengadilan Negeri Kabupaten Madiun menjatuhkan vonis 15 tahun penjara kepada Ika Indah Rahmawati (41), terdakwa kasus …

Pemkot Mojokerto Atur Jam Kerja ASN Selama Ramadhan 2026

Pemkot Mojokerto Atur Jam Kerja ASN Selama Ramadhan 2026

Rabu, 18 Feb 2026 18:47 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 18:47 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto resmi memangkas jam kerja aparatur sipil negara (ASN) selama bulan suci Ramadhan tahun…

Wamenag Maklumi Orang Makan Siang di Warung saat Ramadhan

Wamenag Maklumi Orang Makan Siang di Warung saat Ramadhan

Rabu, 18 Feb 2026 18:40 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 18:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo Muhammad Syafi'i ingin sikap saling menghormati juga timbul dari orang yang berpuasa. Dia…

KPK Ungkap Kelihaian Petinggi Bea Cukai Sembunyikan Aset Korupsi

KPK Ungkap Kelihaian Petinggi Bea Cukai Sembunyikan Aset Korupsi

Rabu, 18 Feb 2026 18:38 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 18:38 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan koper berisi uang Rp5 miliar terkait kasus dugaan korupsi importasi yang menjerat…

Nia Daniaty, Dikejar-kejar Korban CPNS Rp 8,1 Miliar

Nia Daniaty, Dikejar-kejar Korban CPNS Rp 8,1 Miliar

Rabu, 18 Feb 2026 18:36 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 18:36 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Penyanyi Nia Daniaty yang baru saja merayakan ulang tahunnya yang ke-61, berurusan dengan Pengadilan. Saat itu ia rayakan secara…