SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Mobil listrik produksi China merek BYD kebanjiran pesanan hingga tembus ribuan unit. Namun, pemesanan yang dilakukan saat IIMS 2024 baru bisa dikirim pada akhir Juni 2024. Sementara pemesanan yang dilakukan setelahnya baru dikirim sekitar Juli-Agustus 2024.
“Kemarin belum ada pengiriman sama sekali karena unit masih CBU. Antrean masuk dulu baru pengiriman batch pertama minggu ketiga bulan ini,” jelas Salah satu tenaga penjual BYD jaringan dealer Haka Cibubur, Jumat (07/06/2024).
Baca juga: Motor Listrik Tanah Air 'ALVA' Kampanyekan 'Tenang Menuju Kemenangan' Jelang Ramadan
Lebih lanjut, apabila pasokan unit sudah tiba di Tanah Air, maka dia mengatakan nantinya stok akan siap dikirimkan sehingga konsumen tidak perlu menunggu antrean.
Sementara itu, hingga saat ini BYD sudah memiliki dua rekanan untuk jaringan dealer, yakni Arista dan Haka. Adapun, antrean unit di Arista hampir menembus 5.000 unit mobil, sedangkan di Haka sekitar 1.000 unit.
Baca juga: Hanya dalam 3 Hari, Honda Prelude Seharga Nyaris 1 Miliar Ludes Terjual
“Kalau kemungkinan barang datang, lalu pecah dua kami dapet sama 5.000 unit setengah ke Haka, dan sisanya ke Arista otomatis unit ready, dan tidak ada antrean,” jelasnya.
Meski pesanan melonjak banyak hingga ribuan, pihaknya mengklaim sama sekali tidak ada kendala dari sisi regulasi yang berujung pada lambatnya pengiriman unit.
Baca juga: Xpeng Gandeng Voltron Resmikan Stasiun Pengisian Baterai Ultra Cepat Pertama di Tanah Air
Sebagai informasi, aturan mengenai pengiriman produk yang dipasarkan secara impor telah diatur melalui Pasal 5 Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 24 tahun 2021 tentang Perikatan untuk Pendistribusian Barang oleh Distributor atau Agen. jk-05/dsy
Editor : Desy Ayu