SURABAYAPAGI.COM, Probolinggo - Penjabat Wali kota Probolinggo Nurkholis bersama perwakilan PT Pertamina Patra Niaga, dan sejumlah organisasi perangkat daerah melakukan inspeksi ke stasiun pengisian bulk elpiji (SPBE) untuk memastikan isi tabung elpiji bersubsidi ukuran 3 kilogram di Kota Probolinggo, Kamis (6/6).
"Kami melakukan inspeksi untuk menindaklanjuti imbauan Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan terkait pengawasan terhadap isi tabung elpiji ukuran 3 kilogram," kata Nurkholis di Kota Probolinggo.
Baca juga: Dukung Upaya Pemulihan Ekosistem Konservasi, Wisata Gunung Bromo Ditutup Sepekan
Menurutnya tim melakukan inspeksi mendadak ke SPBE Bhumi Permata Indah yang berada di Jalan Brantas Kelurahan Pilang untuk memantau proses kerja pengisian elpiji bersubsidi, termasuk melakukan penimbangan pada beberapa sampel elpiji 3 kg.
Baca juga: Sambut Malam 27 Ramadhan, Tradisi Unik ‘Bi-Bi’ Berebut Jajan-Angpau di Probolinggo Tampak Meriah
"Pak Menteri Perdagangan ketika inspeksi di lapangan ada indikasi tabung elpiji yang beratnya itu kurang, ada yang cuma 80 persen, sehingga kami datang ke SPBE ingin memastikan bahwa di Kota Probolinggo itu semua takarannya berisi 3 kg," tuturnya.
Guna memastikan volume gas yang diisi tepat, pemkot menerjunkan petugas Unit Metrologi Legal dari Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan (DKUMP) Kota Probolinggo.
Baca juga: Jelang Idul Fitri, Produksi Lokal Lampu Hias Pipa PVC di Probolinggo Tembus Pasar Mancanegara
"Mereka memilih 50 sampel tabung elpiji 3 Kg untuk diukur masing-masing beratnya. Teknis pengecekannya menggunakan metode Pengujian atas Kebenaran Kuantitas Barang Dalam Keadaan Terbungkus sesuai dengan Peraturan Menteri Perdagangan," katanya. Pr-01/ham
Editor : Moch Ilham