SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Pabrikan asal negeri ginseng, yang sempat memproduksi mobil unik high-performance EV, Hyundai Pony patut disebut sebagai perintis dan diproduksi secara massal hingga sukses menjadi mobil terpopuler di Korea Selatan saat itu.
Kesuksesan itu bahkan mengawali sejarah pengembangan otomotif di Korea Selatan. Bahkan pada 1976, Pony sudah mampu mencakup 44 persen pangsa pasar, dan menjadi mobil pertama bagi banyak orang.
Baca juga: Pasca Terancam Sanksi, Tesla Diam-diam Hapus Fitur ‘Autopilot’ di Pasar AS
Saat itu, Pony dan Pony Coupe menjadi capaian penting bagi Hyundai. Kedua model tersebut memberikan pengaruh yang signifikan terhadap arah desain dari lini produk Hyundai selanjutnya.
Kini, bersama Pony, Hyundai juga menciptakan Pony Coupe Concept. Mengusung tampilan eksterior yang berani dan futuristis berkat profil desain geometris, Pony Coupe Concept hadir sebagai terobosan unik di masa tersebut yang benar-benar membedakannya dengan mobil lain.
Baca juga: Adopsi Teknologi Plug-in Hybrid, Toyota Land Cruiser 300 Siap Mendarat di Pasar Eropa
Sebagai informasi, Ioniq 5 dan Pony Coupe Concept pun sama-sama dirancang untuk mendobrak batas di industri melalui pendekatan inovatif di setiap aspek kendaraan. Ioniq 5 pun menjadi mobil listrik pertama Hyundai yang menggunakan Electric-Global Modular Platform (E-GMP).
Platform E-GMP memungkinkan Ioniq 5 memakai baterai yang besar berkapasitas 58 Kwh untuk Standard Range dan 72,6 KWh untuk Long Range. Platform ini juga mendukung Ioniq 5 kompatibel dengan berbagai teknologi pengisian daya, termasuk ultra fast charging.
Baca juga: Tampil Lebih Menarik, KTM 250 Duke Dapat Penyegaran Warna Baru 2026
Ioniq 5 juga menjadi raihan penting bagi Hyundai. Di masa lalu, Pony dan Pony Coupe Concept sukses memajukan industri otomotif Korea Selatan dan mengantarkan Hyundai ke pasar global. jk-06/dsy
Editor : Desy Ayu