SURABAYAPAGI.com, Madiun - Jelang Hari Raya Idul Adha, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Madiun memastikan stok hewan kurban diklaim aman bahkan hingga surplus.
Pasalnya, di momen tersebut ketersediaan hewan ternak itu diperkirakan terus bertambah dengan adanya kiriman dari luar daerah meliputi Kabupaten Nganjuk, Magetan dan Ngawi.
Baca juga: Dorong Penguatan Tata Kelola, 14 Desa di Madiun Naik Status Jadi Desa Mandiri
“Kami lihat ketersediaan dari laporan populasi ternak setiap bulan, mutasi pertambahan hewan ternak yang beranak, dan mutasi dari luar daerah,” ungkap Kepala DKPP Kabupaten Madiun Paryoto, Senin (10/06/2024)
Selain itu, diketahui juga populasi sapi potong baik jantan dan betina di Bumi Kampung Pesilat mencapai 44.724 ekor. Berikutnya, kambing 76.922 ekor, dan domba 24.888 ekor.
Baca juga: Pemkab Madiun Bangun Sumur Bor di 30 Titik Puluhan Desa Terancam Kekeringan
Sedangkan untuk kebutuhan hewan kurban diperkirakan tidak lebih dari seperempat dari total populasi. Perinciannya, kurban sapi 3.101 ekor, kambing 13.752 ekor, dan domba 337 ekor. Itung-itungan itu mengacu pada kebutuhan hewan kurban sebelumnya dengan peningkatan 10 persen.
“Kebutuhan domba diprediksi meningkat karena sudah mulai familiar,” jelasnya.
Baca juga: Berkah Kemarau Panjang, Produksi Batu Bata Merah di Madiun Naik 2 Kali Lipat
Dia menjelaskan, mutasi hewan ternak yang masuk bakal terlihat pada H-7 hari raya kurban. Saat itu, pasar hewan mulai ramai.
Sementara itu, pasar hewan mulai ramai, pihaknya juga turut memastikan hewan ternak yang beredar aman dari penyakit, petugasnya bakal aktif turun ke lapangan. Meliputi lokasi peternakan, pasar hewan hingga tempat jual-beli ternak pinggir jalan. mdn-01/dsy
Editor : Desy Ayu