SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Harga Minyakita di Pasar Besar Ngawi, Jawa Timur yang kini naik lagi sehingga menjadi mahal, memaksa para pembeli mengeluh dan mulai beralih ke minyak curah sejak tiga hari terakhir.
Diketahui, harga Minyakita melonjak menjadi Rp16.000 per 9 ons, naik Rp 500 dari harga sebelumnya yang Rp 15.500. Sedangkan alasan utama peralihan ini adalah karena harga minyak curah lebih murah dan kualitasnya tidak kalah jernih dibandingkan Minyakita.
Baca juga: Permintaan Sapi di Ngawi Melonjak hingga 15 Persen Jelang Idul Adha 2026
Kondisi ini membuat pembeli beralih ke minyak curah yang harganya hanya Rp 16.500 per kilogram. Selisih harga yang cukup signifikan, yaitu hingga Rp 2.000, menjadi daya tarik bagi pembeli, mengingat berat Minyakita yang hanya 9 ons.
Sementara itu, beberapa pembeli mengaku bahwa mereka bisa lebih berhemat dengan menggunakan minyak curah. Rasa masakan pun tidak berbeda meskipun menggunakan minyak curah, dan minyak curah lebih mudah didapatkan di pasaran.
Baca juga: Stok Mulai Langka, Harga Minyakita di Surabaya Tembus Rp20 Ribu per Kemasan
“Alasannya harga selisih, barangnya juga tak kalah bening. Karena Minyakita harganya naik, jadi kita memilih curah saja,” ujar Lastri, salah satu pembeli, Minggu (07/07/2024).
Sementara itu, para pedagang di Pasar Besar Ngawi juga mengamati peralihan pembeli dari Minyakita ke minyak curah. Baik para pedagang maupun pembeli berharap harga minyak curah tidak ikut naik setelah Minyakita.
Baca juga: Demi Jaga Stabilkan HET, Satgas Pangan Pasuruan Distribusikan 9,6 Ton MinyaKita ke Pedagang
Mereka berharap pemerintah juga dapat mengambil langkah untuk menstabilkan harga minyak goreng agar tetap terjangkau bagi semua kalangan. Pasalnya, kenaikan harga Minyakita di Ngawi telah mendorong banyak pembeli untuk beralih ke minyak curah yang lebih murah. ngw-01/dsy
Editor : Desy Ayu