SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Sebagai langkah strategis dalam menekan dan menurunkan angka pengangguran, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ngawi mendorong pertumbuhan industri baru di Kabupaten Ngawi. Terlebih, Pemerintah Kabupaten Ngawi juga mengharapkan perusahaan yang beroperasi di Ngawi memprioritaskan tenaga kerja lokal.
“Dengan banyaknya industri, otomatis secara potensi ada penurunan pengangguran terbuka.. Apalagi kebijakan dari Bupati Ngawi yang selama ini kita sosialisasikan secara simultan ke masing-masing perusahaan yang baru operasional. Bapak Bupati sudah menekankan bahwa 70 persen kebutuhan tenaga kerja untuk mengakomodir angkatan kerja dari Kabupaten Ngawi,” ujar Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, dan Tenaga Kerja (DPPTK) Kabupaten Ngawi, Kusumawati Nilam, Kamis (28/05/2026).
Nilam melanjutkan pemerintah daerah juga mendorong agar perusahaan memberikan porsi tenaga kerja laki-laki 30 persen dari kebutuhan pekerja. Kebijakan ini dilakukan untuk menjawab keluhan masyarakat terkait dominasi tenaga kerja perempuan di sejumlah perusahaan.
Lebih lanjut, DPPTK Ngawi juga terus melakukan pembinaan dan komunikasi dengan perusahaan-perusahaan yang beroperasi di daerah untuk memastikan kebijakan ini dapat berjalan.
Sedangkan terkait kompetensi lulusan SMK di Kabupaten Ngawi belum sepenuhnya sesuai dengan kebutuhan industri. Terutama perusahaan penanaman modal asing (PMA) yang memiliki standar cukup tinggi. Sehingga Pemkab Ngawi menggandeng perusahaan untuk mengembangkan program pemagangan bagi calon tenaga kerja. ng-01/dsy
Editor : Redaksi