SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Sebanyak 120 warga binaan Lapas Kelas I Madiun, mengikuti tes urine mendadak secara acak dengan melibatkan petugas dan tenaga medis Lapas, Selasa (9/7/2024).
Selain narkotika, petugas juga melakukan pengecekan untuk memastikan tidak ada penggunaan handphone dan pungutan liar di dalam Lapas.
Baca juga: Menantu Maidi Diperiksa 2,5 Jam
Kalapas I Madiun Kadek Anton Budiharta, mengatakan, semua upaya ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan bebas dari segala bentuk penyimpangan.
“Kami memastikan lingkungan bebas dari Halinar,serta berkomitmen memberantas peredaran, dan penggunaan narkotika di dalam lingkungan pemasyarakatan,” ujar Kadek Anton.
Baca juga: 174 Desa di Kabupaten Madiun Berstatus Mandiri, DPMD Targetkan Seluruh Desa Naik Kelas
Ia menambahkan, pemeriksaan dilakukan tanpa pemberitahuan sebelumnya kepada para warga binaan, juga menegaskan kejujuran dan keefektifan tes.
“Kegiatan ini merupakan langkah rutin yang akan terus dilakukan secara berkala. Hasil pemeriksaan menunjukkan semuanya negatif,” imbuhnya.
Sementara itu Kakanwil Kemenkumham Heni Yuwono menyatakan, dengan dilaksanakannya tes urine secara mendadak ini, Lapas Kelas I Madiun menunjukkan keseriusannya dalam menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan bebas dari Halinar.
“Sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam memerangi penyalahgunaan narkotika dan menjaga ketertiban,” pungkasnya. Md-01/ham
Editor : Moch Ilham