SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Sebanyak 120 warga binaan Lapas Kelas I Madiun, mengikuti tes urine mendadak secara acak dengan melibatkan petugas dan tenaga medis Lapas, Selasa (9/7/2024).
Selain narkotika, petugas juga melakukan pengecekan untuk memastikan tidak ada penggunaan handphone dan pungutan liar di dalam Lapas.
Baca juga: Produksi Kerupuk di Madiun Melonjak Hingga 50 Persen saat Musim Kemarau
Kalapas I Madiun Kadek Anton Budiharta, mengatakan, semua upaya ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan bebas dari segala bentuk penyimpangan.
“Kami memastikan lingkungan bebas dari Halinar,serta berkomitmen memberantas peredaran, dan penggunaan narkotika di dalam lingkungan pemasyarakatan,” ujar Kadek Anton.
Baca juga: Harga Beras di Madiun Lampaui HET Pemerintah, Tembus Rp15.300 per Kg
Ia menambahkan, pemeriksaan dilakukan tanpa pemberitahuan sebelumnya kepada para warga binaan, juga menegaskan kejujuran dan keefektifan tes.
“Kegiatan ini merupakan langkah rutin yang akan terus dilakukan secara berkala. Hasil pemeriksaan menunjukkan semuanya negatif,” imbuhnya.
Baca juga: Harga Ayam Potong di Madiun Anjlok Rp 30.000 Per Kg Imbas MBG Libur
Sementara itu Kakanwil Kemenkumham Heni Yuwono menyatakan, dengan dilaksanakannya tes urine secara mendadak ini, Lapas Kelas I Madiun menunjukkan keseriusannya dalam menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan bebas dari Halinar.
“Sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam memerangi penyalahgunaan narkotika dan menjaga ketertiban,” pungkasnya. Md-01/ham
Editor : Moch Ilham