Disperindag Kabupaten Malang Dorong Industri Tembakau untuk Tingkatkan Mutu

surabayapagi.com

SURABAYAPAGI.COM, Malang - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) kabupaten Malang mendorong industri tembakau untuk meningkatkan mutu. Upaya tersebut juga diwujudkan dengan terselenggaranya pelatihan peningkatan mutu hasil tembakau melalui redrying dan threshing pada industri hasil tembakau (IHT) yang diselenggarakan, Selasa (23/7/2024).

"Jadi Disperindag itu memang punya program untuk meningkatkan produktivitas dari industri hasil tembakau, dan ini memang sudah diselenggarakan beberapa kali. Kalau tidak salah agenda hari ini merupakan yang ke-4," tutur Kepala Disperindag Kabupaten Malang M. Nur Fuad Fauzi saat ditemui disela agenda yang berlangsung di Grand Miami Hotel, Selasa (23/7/2024).

Baca juga: Diduga Fenomena Libur MBG, Harga Bapok di Pasar Kota Malang Turun hingga 50 Persen

Sebelumnya, disampaikan Fuad, agenda pelatihan juga telah diselenggarakan dengan berbagai tema. Di antaranya meliputi terkait mutu, peningkatan produksi maupun inovasi produksi, hingga keamanan produksi.

"Paling tidak, karena industri hasil tembakau di Kabupaten Malang inikan sangat luar biasa, ada 100 perusahaan yang tercatat sekarang dan itukan meningkat terus," imbuhnya.

Baca juga: Okupansi Hotel di Malang Ditargetkan Tembus 80 Persen saat Libur Panjang Sekolah

Selain menjadi salah satu devisa negara, tembakau juga menjadi salah satu sektor pendapatan Kabupaten Malang.

"Maka kami mempunyai kewajiban untuk melakukan pembinaan kepada Industri Hasil Tembakau atau IHT ini. Tujuannya untuk meningkatkan produktifitasnya hingga grade-nya," imbuhnya.

Baca juga: BPJS Ketenagakerjaan Malang Beri Perlindungan Total Siswa Korban Kecelakaan Magang 

Sementara itu, pemateri yang turut dihadirkan dalam agenda yang diselenggarakan oleh Disperindag Kabupaten Malang tersebut meliputi perwakilan Balai Besar Standarisasi dan Pelayanan Jasa Industri Argo (BBSPJIA) Kementerian Perindustrian, tim pengajar dari PT. Gelora Jaya, hingga tim pengajar dari Koperasi Karep Bojonegoro

"(Pelatihan sebelumnya) juga ada beberapa pemateri, kemarin ada yang dari UNAIR, ITB, sedangkan kalau yang hari ini itu dari tim pengajar koprasi. Jadi kita menyesuaikan dengan tema," imbuhnya. Ml-01/ham

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Senin, 06 Jul 2026 23:43 WIB
Senin, 06 Jul 2026 23:41 WIB
Senin, 06 Jul 2026 23:47 WIB
Berita Terbaru