SURABAYAPAGI.com, Malang - Akhir-akhir ini cuaca ekstrem rata melanda seluruh wilayah Indonesia, tak terkecuali di Desa Tunjungtirto, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat mencatat sebanyak 10 rumah warga mengalami kerusakan, terutama pada bagian atap akibat diterjang angin kencang.
Menurut keterangan saksi, Rohmat, Kepala Dusun setempat, angin datang secara tiba-tiba dan langsung merusak rumah warga, yang berlangsung sekitar pukul 12.00 hingga 15.05 WIB. Angin dilaporkan bertiup sangat kencang dari arah selatan ke utara dan kerusakan paling parah terjadi di Dusun Purworejo.
“Angin bertiup sangat kencang dari arah selatan ke utara, sehingga beberapa atap rumah warga berterbangan,” ujar Rohmat, Snein (13/04/2026).
Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang Sadono Irawan menjelaskan, tercatat 8 rumah mengalami kerusakan ringan dan 2 rumah rusak sedang. Meski demikian, beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, terkait erugian akibat kejadian ini ditaksir mencapai sekitar Rp65 juta.
“Setelah menerima laporan, tim segera melakukan asesmen dan koordinasi dengan pihak terkait untuk penanganan di lokasi,” tegas Sadono Irawan.
Saat ini, warga bersama petugas dijadwalkan melakukan kerja bakti untuk memperbaiki kerusakan rumah. BPBD juga telah menyalurkan bantuan darurat, termasuk terpal yang sudah terpenuhi, serta kebutuhan lain seperti paket sembako, selimut, dan perlengkapan keluarga. Sedangkan penanganan kejadian ini melibatkan berbagai unsur, diantaranya BPBD Kabupaten Malang, Forkopimcam Singosari, perangkat desa, Tagana, PMI, serta relawan.
“Tidak ada warga yang mengungsi, dan penanganan akan dilanjutkan dengan kerja bakti bersama masyarakat,” lanjut Sadono. ml-03/dsy
Editor : Redaksi