Diterjang Hujan Angin Kencang di Malang, BPBD: 12 Pohon Tumbang hingga 8 Atap Rumah Warga Rusak

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
BPBD Kabupaten Malang mendokumentasikan dampak dari cuaca ekstrem yang terjadi di Kecamatan Kepanjen yang merusak atap rumah warga. SP/ MLG
BPBD Kabupaten Malang mendokumentasikan dampak dari cuaca ekstrem yang terjadi di Kecamatan Kepanjen yang merusak atap rumah warga. SP/ MLG

i

SURABAYAPAGI.com, Malang - Cuaca ekstrem akhir-akhir ini semakin mengkhawatirkan dan rata di Indonesia. Salah satunya di Kecamatan Poncokusumo dan Kepanjen, Malang, Jawa Timur yang mengakibatkan belasan pohon tumbang serta rumah rusak di bagian atap imbas diterjang hujan disertai angin kencang pada Selasa (07/04/2026) sore, kemarin.

Diketahui, cuaca ekstrem terjadi hampir bersamaan pukul 13.00 WIB hingga 14.00 WIB. Bahkan, kerusakan infrastruktur dan pohon tumbang sempat menutup akses jalan. Petugas gabungan telah melakukan penanganan.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang mencatat akibat cuaca ekstrem di wilayah Kecamatan Poncokusumo, tepatnya di Jalan Raya Wonorejo, sebanyak 12 pohon jenis Trembesi dan Pinus tumbang akibat terjangan angin kencang. Banyak pohon-pohon besar tersebut melintang di tengah jalan dan menutup total akses transportasi.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD bersama relawan segera dikerahkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi menggunakan gergaji mesin. Beruntung, pada sore hari akses jalan sudah kembali normal dan dapat dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.

Selain menutup jalan, angin kencang di Poncokusumo juga merusak atap 5 rumah warga di Desa Pandansari. Para pemilik rumah, yang sebagian besar merupakan lansia, kini tengah mengupayakan perbaikan secara mandiri dengan total kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp 2,5 juta.

Tak hanya merusak bangunan, tumbangnya pohon mangga di lokasi tersebut juga mencabut akar hingga merusak pipa saluran air bersih milik Perumda Tirta Kanjuruhan. Perbaikan pipa dijadwalkan baru dapat dilakukan besok pagi. Beruntung, tidak ada korban akibat dampak cuaca ekstrem tersebut. 

Meski demikian, hingga kini petugas gabungan masih bersiaga di lokasi titik dampak bencana cuaca ekstrem. Tim asesmen juga direncanakan akan melanjutkan pendataan, guna memastikan tidak ada dampak yang terlewatkan. Masyarakat juga dihimbau untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca buruk susulan, mengingat intensitas hujan yang masih tinggi di wilayah Malang Raya. ml-03/dsy

Berita Terbaru

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Konferensi Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kalitengah, Kabupaten Lamongan, menjadi momentum penting bagi perjalanan o…

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Kebutuhan tenaga kerja yang adaptif dan memiliki kompetensi lintas disiplin menjadi salah satu tantangan pendidikan tinggi di tengah p…

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

  SURABAYA PAGI.com, Sidoarjo - Yayasan Perguruan Al-Islam (YAPALIS) Krian kembali menggelar Lomba Keterampilan Baris Berbaris (LKBB) King Cobra Season 3 t…

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- Blockchain dan mata uang kripto sering disebut di dalam pembahasan yang sama. Keduanya memang berkaitan erat, namun blockchain dan …

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Suara benturan keras di Gapuro pintu masuk Desa Silukosewu Kec.Gandusari Kabupaten Blitar, kagetkan warga sekitar dan pengguna jalan…

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Gelisah dengan Fenomena No Viral No Justice…