Kunjungi Pasar Jadoel Prajuritkulon, Mas Pj Ali Kuncoro Disambut Musik Tradisional

Reporter : Dwi Agus Susanti
Pj. Wali Kota Mojokerto M. Ali Kuncoro bersama Sekda Kota Mojokerto Gaguk Tri Prasetyo menyaksikan penampilan seni budaya di pasar jadoel Prajuritkulon - Sho

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Penjabat (Pj) Wali Kota Mojokerto M. Ali Kuncoro mengapresiasi kreativitas Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Prajurit, Kelurahan Prajuritkulon yang telah menginisiasi terlaksananya pasar jadoel di Lapangan Selatan Rusunawa Cinde, Sabtu (27/7) malam.

Selain menampilkan berbagai produk UMKM Kelurahan Prajuritkulon, mulai dari makanan, minuman hingga kerajinan tangan dan alas kaki, pasar jadoel ini juga menampilkan berbagai penampilan seni budaya seperti pertunjukan musik tradisional.

Baca juga: Pemkot Mojokerto Atur Jam Kerja ASN Selama Ramadhan 2026

“Pasar jadoel ini bukan hanya sebagai wadah untuk jualan, tetapi juga sebagai upaya melestarikan tradisi dan memperkenalkan kekayaan budaya kita kepada generasi muda,” tutur Mas Pj, sapaan akrab Ali kuncoro usai mengunjungi satu persatu stand UMKM.

Pj. Wali Kota Mojokerto M. Ali Kuncoro meninjau stand-stand UMKM di pasar jadoel Kelurahan Prajuritkulon - Sho

 

Baca juga: Jaga Stabilitas Pangan Jelang Ramadhan, Pemkot Mojokerto Optimalkan Pracangan TPID dan KKMP

Kehadiran pasar jadoel ini diharapkan dapat menjadi daya tarik wisata dan pusat keramaian baru di Kota Mojokerto, sekaligus memberikan dampak positif terhadap perekonomian lokal.

“Kegiatan positif seperti ini harus kita dukung, Pokdarwis harus terus menggali dan membuat strategi bagaimana mengemas potensi lokal bisa menjadi daya tarik destinasi wisata di Kota Mojokerto. Terus semangat, dan memberikan dampak positif untuk masyarakat,” tambahnya.

Lurah Prajuritkulon Muhamad Nurhadi mengatakan, pasar jadoel ini akan diadakan setiap satu bulan sekali, dimana setiap pelaksanaan pasar jadoel akan menghadirkan kesenian-kesenian tradisional untuk menarik pengunjung.

Baca juga: Jelang Ramadhan, Pemkot Mojokerto Percepat Pencairan BPNT APBD

“Kedepan selain kita hadirkan kesenian tradisional juga akan kita hadirkan dulinan tempo dulu sehingga anak-anak dapat mengenal dan bermain permainan-permainan tradisional yang saat ini jarang dimainkan,” tambahnya.

Nurhadi menyebut pada pembukaan perdana pasar jadoel Prajuritkulon ini ada sekitar 54 stand UMKM yang terlibat, yang terdiri dari 34 UMKM Kelurahan Prajuritkulon dan sisanya, 20 UMKM binaan Diskopukmperindag Kota Mojokerto. Dwi

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru