SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Malang mencatat ratusan gempa bumi terjadi selama bulan Juli 2024. Karenanya, masyarakat Kabupaten Malang diimbau agar selalu waspada, sebab gempa bumi masih belum bisa diprediksi.
"Pada Bulan Juli 2024 di wilayah Jawa Timur dan sekitarnya terjadi 562 kejadian gempa bumi," ucap Fungsional Ahli Stasiun Geofisika Malang, Ken Wirawan, Jumat (2/8/2024).
Baca juga: Lewat Simulasi, Pemkot Batu Tingkatkan Kesiapsiagaan Tanggap Gempa Bumi
Menurutnya, pada periode itu magnitudo terbesar adalah 4.9 dan magnitudo terkecil yaitu 1.0. Kata Ken, periode bulan Juli ini terdapat 478 kejadian gempa bumi dangkal.
" Juga ada 83 kejadian gempa bumi menengah dan ada 1 kejadian gempa bumi dalam," terangnya.
Baca juga: Bupati Sumenep Koordinasi Semua Pihak dan Himbau Masyarakat Tetap Tenang Pasca Gempa Bumi
Kejadian gempa bumi terbanyak terekam pada tanggal 26 Juli 2024 dengan jumlah 32 kejadian gempa bumi, sedangkan kejadian gempa bumi paling sedikit terekam pada tanggal 28 Juli 2024 dengan jumlah 7 kejadian.
"Kejadian gempa bumi disebabkan oleh aktivitas pertemuan lempeng tektonik Indo Australia dengan lempeng Eurasia serta aktivitas patahan lokal," urainya.
Baca juga: Pemkab Sumenep Gulirkan Bantuan Perbaikan Rumah Korban Gempa di Sapudi
Ken Wirawan menambahkan pada bulan Juli terdapat 7 kejadian gempa bumi dirasakan di wilayah Jawa Timur.sb/ana
Editor : Mariana Setiawati