Gudang Barang Rongsok di Blitar Terbakar, Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah

Reporter : Lestariyono Blitar
Gudang penyimpanan barang-barang rongsokan di Blitar terbakar, pada Sabtu (03/08/2024). SP/ LESTARIONO

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Gudang penyimpanan barang-barang rongsokan milik Suhartatik (61), warga Jalan Aryo Blitar, Kelurahan Pakunden, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar terbakar, pada Sabtu 3 Agustus 2024 pukul 15.00 WIB.

Kejadian tersebut sontak membuat warga sekitar Tempat Kejadian Peristiwa (TKP) kalang kabut untuk berusaha memadamkan kobaran api yang membesar. Beruntung api dapat di dijinakan sekitar pukul 16.55 WIB setelah 6 mobil Damkar dikerahkan.

Baca juga: Warga Desa Tambakrejo Blitar di Temukan Tewas Tenggelam saat Memancing di Laut

Peristiwa terbakarnya Gudang Rongsokan itu berawal saat pemilik Gudang Sri Suhartatik sedang bersih-bersih di depan gudang bersama karyawannya. Namun, tanpa diketahui tiba-tiba gudangnya sudah terbakar.

"Saat bersih bersih bersama karyawannya, ada tukang ojek sedang melewati gudang tersebut, sambil menyampaikan bahwa di area gudang belakang terbakar, langsung pemilik kandang dan dua karyawan kebelakang, melihat api sudah membesar dalam gudang," kata Kapolsek Sukorejo Kompol Imam Subechi pada wartawan di TKP, Sabtu (03/08/2024).

Baca juga: Pria di Blitar Ditemukan Tewas Gantung Diri di Pohon Jambu

Sementara itu, dalam peristiwa tersebut juga telah dikerahkan 6 Mobil Damkar sehingga api bisa dipadamkan sekitar 3 Jam, atas kejadian itu korban nihil dan kerugian ditaksir Rp100 Juta.

"Jadi kebakaran gudang penyimpanan barang rongsokan di duga berasal dari dalam gudang, karena barang barang mulai bahan yang mudah terbakar juga plastik plastik sehingga api cepat menjalar seluruh isi gudang, untuk korban tidak ada  untuk kerugian ditafsir seratus juta rupiah, 

Baca juga: Palang Pintu Rel KA JPL 206 KM 128 Ditutup, Pasca Benturan KA dan Motor

Kapolsek Sukorejo memperingati untuk berhati-hati apabila ada barang yang mudah terbakar lantaran di musim kemarau saat ini kebakaran merajalela dan susah untuk dipadamkan. 

“Atas kejadian ini, kami berharap warga untuk mewaspadai situasi dan kondisi sekitar untuk antisipasi kebakaran, ditambah saat ini masih musim kemarau," pungkas Kompol Imam Subechi. Les

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru