Musim Kemarau, Danau Ranupakis Lumajang Menyusut Drastis 26 Meter

surabayapagi.com
Danau Ranupakis di Lumajang menyusut hingga sedalam 26 meter karena musim kemarau. SP/ LMJ

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Danau Ranupakis di Desa Ranu Pakis, Kecamatan Klakah, Lumajang menyimpan pesona banyak orang untuk berswafoto lantaran pemandangannya yang asri dan sejuk, bahkan sejumlah warga juga banyak yang beternak ikan di danau tersebut.

Namun, memasuki musim kemarau yang akhir-akhir ini terbilang ekstrem membuat Danau Ranupakis menyusut. Bahkan debit air pada danau dengan luas 112 hektar berkurang drastis hingga sedalam 26 meter ini terjadi sejak musim kemarau melanda Lumajang. 

Baca juga: Jelang Bulan Puasa, Harga Daging Ayam di Pasar Lumajang Tembus Rp 40 Ribu per Kg

"Danau Ranupakis menyusut karena musim kemarau yang terjadi sekitar dua bulan. Kalau tidak ada hujan ya bertambah surut," ujar salah satu warga, Atik, Selasa (13/08/2024).

Baca juga: Pesona Hutan Bambu Sumbermujur, Keindahannya Seperti Masuki Dunia Lain

Akibatnya, sejumlah kolam keramba hingga perahu tradisional juga tak lagi bisa dimanfaatkan karena air danau menyusut. Bahkan, warga yang tidak memiliki persediaan air bersih yang cukup, terpaksa memanfaatkan air danau untuk kebutuhan mandi, mencuci hingga konsumsi.

"Untuk sumur warga airnya sudah mengecil, jadi warga ke danau untuk kebutuhan mandi dan mencuci baju. Kalau yang sumurnya sudah mengering, warga yang mengambil air ke danau," terang Atik.

Baca juga: Terdampak Erupsi Gunung Semeru, Lahan Petani Seluas 105 Hektare Rusak

Sementara itu, diprediksi jika musim kemarau tersebut terjadi hingga dua bulan kedepan, tidak hanya kebutuhan air warga yang terancam, namun puluhan hektare lahan pertanian juga terancam kekeringan. lj-01/dsy

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru