Sebanyak 93 Desa Terancam Krisis Air Bersih, Bojonegoro Mulai Siapkan Langkah Mitigasi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Pendistribusian air bersih ke wilayah yang mengalami kekeringan di Bojonegoro. SP/ BJN
Ilustrasi. Pendistribusian air bersih ke wilayah yang mengalami kekeringan di Bojonegoro. SP/ BJN

i

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Berdasarkan hasil mitigasi yang dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro, sebanyak 93 desa di 24 kecamatan diprediksi mengalami krisis air bersih tahun ini saat memasuki musim kemarau. Sehingga, untuk mengantisipasi dampak kekeringan, BPBD Bojonegoro mulai meningkatkan sejumlah langkah mitigasi.

Plt Kalaksa BPBD Bojonegoro Heru Wicaksi mengatakan, untuk langkah mitigasi tersebut, salah satunya mendistribusikan bantuan air bersih ke sejumlah wilayah yang dilaporkan mulai mengalami penurunan pasokan air, dimana untuk pemetaan wilayah rawan kekeringan telah dilakukan sejak awal tahun sebagai dasar penyusunan langkah antisipasi.

"Sebanyak 93 desa di 24 kecamatan diprediksi mengalami kekeringan. Angka ini merupakan hasil mitigasi yang telah dilakukan BPBD Bojonegoro sejak awal tahun," ujar Heru, Senin (15/06/2026).

Meski peta kerawanan saat ini terlihat mencemaskan, BPBD mencatat ada sedikit angin segar berupa penurunan angka dibanding tahun lalu. Pada musim kemarau sebelumnya, tercatat ada 106 desa di Bojonegoro yang kering kerontang. Sehingga, pemerintah daerah setempat mulai menggenjot akses layanan air bersih di sejumlah wilayah. Pembangunan jaringan air bersih oleh pemerintah desa hingga perluasan layanan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Bojonegoro dinilai sukses meredam risiko kekeringan.

Lebih lanjut, BPBD mengingatkan agar semua pihak tidak lengah. Data tersebut masih bersifat prediksi awal dan situasi di lapangan bisa memburuk sewaktu-waktu, tergantung pada perkembangan cuaca ekstrem dan kondisi sumber air setempat. Pasalnya, BMKG memprediksi musim kemarau tahun ini bakal jauh lebih menyengat dan ekstrem dibanding tahun lalu. Pemerintah setempat juga  mengimbau keras agar masyarakat tidak boros dan mulai melakukan penghematan air sekecil apa pun sejak dini. Langkah krusial ini diperlukan demi bertahan di tengah hantaman musim kemarau yang diprediksi bakal jauh lebih berat. bj-01/dsy

Berita Terbaru

DPRD Jatim Berduka, Anggota Fraksi Golkar Sumardi Meninggal Dunia

DPRD Jatim Berduka, Anggota Fraksi Golkar Sumardi Meninggal Dunia

Jumat, 06 Nov 2026 11:59 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 11:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Kabar duka menyelimuti DPRD Jawa Timur. Anggota Komisi A DPRD Jatim dari Fraksi Partai Golkar, Sumardi, meninggal dunia pada Kamis …

Tak Pernah Mengenal Batik, Sri Pontianik Kini Miliki Rumah Produksi dengan 25 Karyawan

Tak Pernah Mengenal Batik, Sri Pontianik Kini Miliki Rumah Produksi dengan 25 Karyawan

Jumat, 06 Nov 2026 11:24 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 11:24 WIB

SURABAYA PAGI, Rembang — Sebuah permintaan sederhana dari pelanggan ternyata mampu mengubah perjalanan hidup Sri Pontianik (48). Perempuan yang sebelumnya b…

Kota Kediri Raih ATM Award 2026, Mbak Wali Tegaskan Pentingnya Deteksi Dini

Kota Kediri Raih ATM Award 2026, Mbak Wali Tegaskan Pentingnya Deteksi Dini

Jumat, 06 Nov 2026 10:52 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 10:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Upaya Pemerintah Kota Kediri dalam pencegahan dan pengendalian penyakit menular kembali mendapat pengakuan. Kali ini, Kota Kediri…

Lewat Program Imigrasi Masuk Desa, Imigrasi Blitar Sosialisasikan Bahaya TPPO dan TPPM pada Masyarakat

Lewat Program Imigrasi Masuk Desa, Imigrasi Blitar Sosialisasikan Bahaya TPPO dan TPPM pada Masyarakat

Jumat, 06 Nov 2026 10:49 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 10:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kantor Imigrasi Blitar berkomitmen untuk memperkuat edukasi keimigrasian kepada masyarakat kali ini bertempat di wilayah Kec.Pomggok…

DLHK Sidoarjo Gelar Rapat Bersama Pelaku Industri untuk Wujudkan Industri yang Berwawasan Lingkungan

DLHK Sidoarjo Gelar Rapat Bersama Pelaku Industri untuk Wujudkan Industri yang Berwawasan Lingkungan

Jumat, 06 Nov 2026 10:46 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 10:46 WIB

SURABAYAPAGI com, Sidoarjo – Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Sidoarjo menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pengawasan Lingkungan Hidup b…

Banjir Lahar Semeru Perlu Percepatan Relokasi Warga

Banjir Lahar Semeru Perlu Percepatan Relokasi Warga

Jumat, 06 Nov 2026 10:43 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 10:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Anggota DPRD Jawa Timur, Lailatul Qodriyah, menyoroti kembali terjadinya banjir lahar dingin Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang. I…