SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Dinas Perikanan Trenggalek mencatatkan tren positif produksi hasil budidaya perikanan hingga semester satu atau Januari-Juni 2024 mencapai 2.323,98 ton atau 47 persen.
Jumlah tersebut masih lebih baik dibanding tahun lalu, meski masih dibawah 50 persen dari target awal. Komoditas perikanan hasil budidaya air tawar tersebut diantaranya ikan lele, gurami dan patin, yang selama ini menjadi komoditas unggulan.
Baca juga: Dorong Perputaran Ekonomi, Pemkab Trenggalek Siapkan 2 Lokasi Berburu Takjil Selama Ramadhan
Lebih lanjut, Kepala Dinas Perikanan Trenggalek, Cusi Kurniawati menyebut jumlah itu mengalami peningkatan dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya, yakni 2.293,75 ton.
Baca juga: Pemkab Trenggalek Komitmen Siapkan Alih Fungsi Terminal Durenan Jadi Pusat Layanan Publik
"Bisa dibilang ada peningkatan namun tidak signifikan," katanya, Senin (19/08/2024).
Selain itu, pihaknya juga optimistis jika target produksi perikanan budidaya sebesar 4.860,18 ton bisa tembus. Oleh karenanya, pihaknya telah mengambil langkah diantaranya rutin melaksanakan kunjungan pelayanan ke pembudidaya ikan melalui sebuah inovasi berbasis web yang dinamakan MAS KOKI (Monitoring Kualitas Air Kolam, Obat Ikan Kimia dan Bahan Biologi dan Hama Penyakit Ikan).
Baca juga: Program MBG di Trenggalek Targetkan 80 Dapur: 53 SPPG Sudah Beroperasi, 7 Kantongi SLHS
"Selain itu, setiap tahun pihaknya memberikan bantuan sarana dan prasarana budidaya ikan meliputi: terpal, benih ikan, pakan, sampai dengan peralatan penunjang dan obat-obatan. Semoga sampai dengan akhir Desember nanti target produksi budidaya bisa tercapai," katanya. tr-01/dsy
Editor : Desy Ayu