Festival Gandrung Rajungan, Agenda Tahunan Dongkrak Ekonomi Nelayan

surabayapagi.com
Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi meninjau salah satu stand di Festival Gandrung Rajungan 2024 yang digelar di Desa Blimbing, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan. SP/ LMG

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Festival Gandrung Rajungan 2024 yang kembali digelar di Desa Blimbing, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan disambut antusias warga lokal hingga luar daerah. Adanya gelaran tersebut menunjukkan Lamongan siap mendukung penuh program nasional makanan bergizi.

"Di Paciran, Brondong ini sangat melimpah sekali sumber daya ikan dan kuliner sari lautnya. Kami siap untuk mendukung penuh program nasional makan bergizi untuk anak," kata Bupati Lamongan, Jawa Timur, Yuhronur Efendi, Kamis (22/08/2024).

Baca juga: Pasca Lebaran 2026: Harga Plastik Melonjak 100 Persen, UMKM-Pedagang di Lamongan Menjerit

Pasalnya, potensi sari laut, rajungan, hingga olahan rajungan dipastikan dapat membawa dampak positif dalam perkembangan ekonomi masyarakat. Sehingga, Kabupaten Lamongan tak hanya terkenal dengan masakan Soto. Namun juga memiliki makanan lain yang tidak kalah nikmatnya, yakni masakan rajungan khas Pantura.

Baca juga: Lewat Program Jamula, Pemkab Lamongan Targetkan Tingkat Kemantapan Jalan 63,55 Persen

Bupati yang akrab disapa Pak Yes ini berharap melalui kegiatan serupa, dapat mendongkrak potensi ekonomi masyarakat pesisir baik yang ada di Kecamatan Paciran atau Brondong, yang profesi mayoritas merupakan nelayan. Maka dari itu perlu dilakukan promosi untuk memperluas potensi ekonomi. 

"Kita upayakan acara ini menjadi agenda Tahunan, sehingga bisa mendongkrak nilai ekonomi hasil nelayan," pungkasnya. 

Baca juga: Jelang Keberangkatan, Ratusan Calon Jamaah Haji Asal Lamongan Belum Terima Seragam

Berdasarkan data dari Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Lamongan, potensi tangkapan rajungan mencapai 1.700 ton per tahun, dengan harga saat ini mencapai 50.000 - 100.000 rupiah per kilogram. Bahkan, sebagian besar rajungan hasil tangkapan, sekitar 90 persen, diekspor dalam bentuk daging ke negara-negara seperti Amerika Serikat, Eropa, dan Prancis. lm-01/dsy

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru