Diduga Tabrak Pohon Jati, Remaja Pengendara Sepeda Pancal Meninggal Dunia

Reporter : Lestariyono Blitar
Petugas saat mengevakuasi jenazah korban. SP/Lestariono

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Diduga rem sepeda pancalnya tidak berfungsi saat di jalan alternatif desa yang menurun, SR (15) warga Desa Sawentar Kecamatan Kanigoro Kabupaten Blitar meninggal dunia usai sepeda yang dikendarainya menabrak pohon jati di tepi jalan.

Peristiwa kecelakaan yang terjadi di ketahui di jalan alternatif Dusun Banjarejo Desa Slorok Kec Doko Kab Blitar pada Senin (26/8) diketahui warga pukul 06.00. Atas kejadian tersebut langsung oleh warga dilaporkan ke Polsek Doko.

Baca juga: Istri di Blitar Tewas Diduga Dianiaya Suami

"Sekitar pukul 06.00 saat  warga Dusun Banjarejo berangkat aktifitas di sawah melihat ada seseorang tergeletak di bawah pohon jati dan di sisinya ada sepeda pancal, setelah dilihat kondisi korban tidak bergerak, dan mengeluarkan darah dari hidungnya, akhirnya dilaporkan ke aparat desa Slorok, dan diteruskan ke Polsek," kata Kasi Humas Polresta Blitar Iptu Heri Iriyanto SH pada wartawan.

Baca juga: Diduga Lupa Panggang Kayu Bakar di Tungku, Rumah Terbakar, Kerugian Capai Rp70 Juta

Dalam penyelidikan baik dari Polsek Doko dan team Identifikasi, diduga korban SR saat menuruni jalan desa sementara di tepi jalan banyak tumbuhan pohon jati, dalam pemeriksaan petugas diketahui korban sudah meninggal dunia, selanjutnya dilarikan ke RSUD Ngudi Waluyo Kec. Wlingi.

Baca juga: Kurang Hati-hati, Tangan Karyawan Terjepit di Penggilingan Bakso

"Ketika melakukan olah TKP diduga korban menabrak pohon jati yang berada di sisi jalan yang menurun dan menikung, dan diketahui rem sepeda tidak berfungsi, setelah dilakukan pemeriksaan korban bernama SR usia 15 tahun warga Kec Kanigoro, selanjutnya petugas menghubungi pihak keluarga korban, dan memang di TKP kondisi jalan menurun dan menikung, diduga korban tidak mengetahui kondisi jalan, masih dilakukan penelusuran saat bersepeda korban sendirian atau ada temannya sewaktu bersepeda, kan jauh jarak Kanigoro dan Desa Doko, dan korban diserahkan kepada pihak keluarganya,” ungkapnya. Les

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru