Penjualan Fortuner di Selandia Baru Disetop, Beralih ke Kendaraan Elektrifikasi

surabayapagi.com
Toyota Fortuner. SP/ JKT

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Maraknya kendaraan otomotif dalam model elektrifikasi (EV) mulai disukai banyak orang. Tak ingin kalah, Toyota juga terus mengembangkan model-model terbarunya. Dan kali ini, menghentikan penjualan Fortuner di Selandia Baru, lantaran beralih ke kendaraan elektrifikasi.

"Dalam fokus kami untuk menyediakan serangkaian powertrain berlistrik dan menurunkan emisi, kami memutuskan untuk tidak lagi menawarkan Fortuner di Selandia Baru," ungkap perwakilan merek, Rabu (04/09/2024).

Baca juga: Bernuansa Motor Sport Gunakan Penggerak Rantai, Italjet Dragster 459 Dibanderol Rp 190 Jutaan

Meskipun telah dipastikan tidak menjual Fortuner di masa depan, Toyota memastikan bahwa pemilik Fortuner masih bisa menikmati layanan purna jualnya saat akan melakukan perawatan kendaraan maupun perbaikan.

“Namun, kami terus melayani pelanggan pemilik Fortuner dengan layanan purna jual yang sesuai dengan pengalaman mereka dari Toyota,” tambahnya.

Meski penjualan di Selandia Baru akan dihentikan (disetop), untuk distribusi penjualan di Toyota Australia tidak ada perubahan rencana dalam lini kendaraan mereka. Dengan demikian, SUV tangguh ini masih dijual di negeri kanguru. Meskipun SUV ini menjadi salah satu kendaraan dengan penjualan terendah secara lokal.

Baca juga: Lewat Rally Dakar 2026, Motul Tegaskan Kualitas Pelumas Kelas Dunia di Ajang Reli Off-road Paling Ekstrem dan Menantang

Di pasar Australia, Toyota Fortuner dibangun di atas platform yang sama seperti HiLux dan bergabung bersama Kluger, LandCruiser, dan LandCruiser Prado dalam jajaran mobil SUV tangguh.

Selain itu, Australia akan menyambut kehadiran LandCruiser Prado terbaru yang menawarkan dimensi lebih besar dengan teknologi hybrid namun dengan harga yang lebih mahal dari sebelumnya.

Baca juga: Geely Kenalkan ‘G-ASD’, Sistem Bantuan Mengemudi Generasi Terbaru di Ajang CES 2026 Amerika Serikat

Lebih lanjut, Toyota telah mengumumkan bakal memberi sistem hybrid ke sebagian besar modelnya di pasar Australia. Sayangnya, masih belum dipastikan apakah salah satunya merupakan Fortuner atau tidak.

Dengan kepergian Fortuner di Selandia Baru, kini menyisakan sejumlah model di kelasnya seperti Ford Everest, GWM Tank 500, Mitsubishi Pajero Sport, dan Isuzu MU-X dalam segmen SUV bpdy-on-frame 7-seater. jk-02/dsy

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru