Penjualan Fortuner di Selandia Baru Disetop, Beralih ke Kendaraan Elektrifikasi

surabayapagi.com
Toyota Fortuner. SP/ JKT

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Maraknya kendaraan otomotif dalam model elektrifikasi (EV) mulai disukai banyak orang. Tak ingin kalah, Toyota juga terus mengembangkan model-model terbarunya. Dan kali ini, menghentikan penjualan Fortuner di Selandia Baru, lantaran beralih ke kendaraan elektrifikasi.

"Dalam fokus kami untuk menyediakan serangkaian powertrain berlistrik dan menurunkan emisi, kami memutuskan untuk tidak lagi menawarkan Fortuner di Selandia Baru," ungkap perwakilan merek, Rabu (04/09/2024).

Baca juga: Siap Meluncur di Pasar Eropa, Yamaha Tricity 300 Kini Dilengkapi Sistem Keamanan 'Airbag'

Meskipun telah dipastikan tidak menjual Fortuner di masa depan, Toyota memastikan bahwa pemilik Fortuner masih bisa menikmati layanan purna jualnya saat akan melakukan perawatan kendaraan maupun perbaikan.

“Namun, kami terus melayani pelanggan pemilik Fortuner dengan layanan purna jual yang sesuai dengan pengalaman mereka dari Toyota,” tambahnya.

Meski penjualan di Selandia Baru akan dihentikan (disetop), untuk distribusi penjualan di Toyota Australia tidak ada perubahan rencana dalam lini kendaraan mereka. Dengan demikian, SUV tangguh ini masih dijual di negeri kanguru. Meskipun SUV ini menjadi salah satu kendaraan dengan penjualan terendah secara lokal.

Baca juga: Per Februari 2026, Penjualan Mobil Listrik Global Alami Penurunan 11 Persen

Di pasar Australia, Toyota Fortuner dibangun di atas platform yang sama seperti HiLux dan bergabung bersama Kluger, LandCruiser, dan LandCruiser Prado dalam jajaran mobil SUV tangguh.

Selain itu, Australia akan menyambut kehadiran LandCruiser Prado terbaru yang menawarkan dimensi lebih besar dengan teknologi hybrid namun dengan harga yang lebih mahal dari sebelumnya.

Baca juga: Eksklusif! Tesla Kenalkan Teknologi Pengereman Mulus di Model Y Terbaru

Lebih lanjut, Toyota telah mengumumkan bakal memberi sistem hybrid ke sebagian besar modelnya di pasar Australia. Sayangnya, masih belum dipastikan apakah salah satunya merupakan Fortuner atau tidak.

Dengan kepergian Fortuner di Selandia Baru, kini menyisakan sejumlah model di kelasnya seperti Ford Everest, GWM Tank 500, Mitsubishi Pajero Sport, dan Isuzu MU-X dalam segmen SUV bpdy-on-frame 7-seater. jk-02/dsy

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru