SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo - Sudah beberapa tahun terakhir ini Pemerintah Desa (Pemdes) Jabaran, Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo merintis desa wisata. Dengan memanfaatkan lahan tanah kas desa (TKD) yang tak produktif, disulap menjadi obyek wisata. Diantaranya berupa embung buatan, kolam pemancingan.
Lokasi desa wisata ini sementara dipusatkan di Dusun Besuk desa setempat. Pemdes pun terus berupaya melengkapi sarana dan prasarananya.
Baca juga: Tim Junior Rookie 969 dan Tim Senior Kuda Hitam Sabet Juara 1
“Inovasi harus kami lakukan, selain melanjutkan pertanian. Maka dari itulah dirintis desa wisata ini,” jelas Kades Jabaran, Haji Nursalim, kepada Surabaya Pagi, Kamis (12/9/2024).
Wisata kolam pemancingan, sudah dibangun sejak beberapa tahun kemarin. Saat ini sudah operasional, meskipun belum maksimal. Masih ada sejumlah penambahan sarpras sekaligus perbaikan.
Untuk pemenuhan sarpras sekaligus pembangunannya, didapatkan dari sejumlah pos anggaran dana desa (DD).
Baca juga: Semangat Berbagi di Bulan Suci Ramadhan IKBA Untag Gelar 1000 Takjil
“Daripada mangkrak dan kurang potensial, maka kami sulap menjadi tempat wisata. Meskipun bisa dikatakan sederhana, tapi atensi serta animo masyarakat ternyata bagus,” tuturnya.
Karena fisiknya sudah ada, kini pemdes masih terus melakukan sejumlah perbaikan ataupun penambahan sarpras pendukung. Pengelolaannya dibawah naungan pemdes dan kedepannya akan bekerjasama dengan BUMDEs.
Baca juga: Dorong Penguatan Nilai Keagamaan Bagi Siswa-Siswi
Kolam pemancingan, kata Haji Nursalim, tiap harinya ada pengunjung yang ada datang. Entah itu warga desa setempat maupun dari desa tetangga. Tempat wisata ini dibuka siang hingga sore. Paling ramai saat hari libur, seperti Minggu dan hari besar lainnya.
“Selain warga desa kami tak perlu jauh-jauh untuk berwisata, juga dengan potensi yang ada dari sektor wisata ini mampu serap PAD bagi desa,” pungkasnya. jum
Editor : Moch Ilham