Dukung Program Makan Bergizi, Pemkab Madiun Kembangkan Peternakan Sapi Potong dan Perah

surabayapagi.com
strasi. Salah satu peternak sedang memerah susu sapi. SP/ MDN

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebagai langkah komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun mendukung Program Makan Bergizi, pihaknya telah menyiapkan pengembangan lahan peternakan untuk budi daya sapi potong dan perah.

Pemkab benar-benar mendukung penuh program yang di gagas Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) dengan menyiapkan lahan seluas 2.500 hektar di Kecamatan Kare dan 400 hektar di Kecamatan Wonoasri untuk peternakan sapi perah dan sapi potong.

Baca juga: Percepat ORI Campak, Dinkes Kota Malang Siapkan Upaya Jemput Bola ke Rumah Warga

Lahan yang diusulkan tidak hanya terbatas pada milik pemerintah daerah, tetapi juga mencakup lahan di bawah kendali Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Perhutani, serta Badan Usaha Milik Negara (BUMN), yang berada di bawah koordinasi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

"Kami siap mendukung sepenuhnya dan akan bekerja sama dengan semua pihak terkait untuk memastikan program tersebut berjalan lancar di Kabupaten Madiun. Harapan kami, program tersebut dapat segera dilaksanakan di wilayah Kabupaten Madiun," ujar Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Madiun Sumanto, Senin (16/09/2024).

Baca juga: Mobil Kas Keliling Bank Madiun Permudah Akses Perbankan Bagi Masyarakat  ‎

Adapun, untuk mendukung program tersebut, Kabupaten Madiun telah menunjukkan komitmen yang kuat dalam subsektor peternakan, terbukti dengan penghargaan penanganan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) terbaik di Provinsi Jawa Timur pada tahun 2022.

Seperti diketahui, Kementerian Pertanian telah menargetkan pemanfaatan 1,5 juta hektare lahan untuk pengembangan peternakan sapi perah dan sapi potong. Target itu merupakan bagian dari upaya percepatan penyediaan daging, susu, dan telur di Indonesia guna memastikan kebutuhan protein hewani dapat dipenuhi secara mandiri melalui produksi dalam negeri.

Baca juga: Bahana Bersahaja di Bulakrejo, Pemkab Madiun Dorong Desa Mandiri dan Sejahtera

Guna mewujudkan upaya itu dibutuhkan mitra swasta baik dalam maupun luar negeri untuk mendukung peningkatan populasi sapi perah dan sapi potong dalam penyediaan daging sapi dan susu dalam negeri mendukung Program Makan Bergizi.

Adapun, langkah awal yang dilakukan adalah identifikasi dan verifikasi teknis lahan untuk memastikan kelayakannya. Semua kegiatan ini berada di bawah koordinasi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, dan program tersebut diharapkan dapat diarahkan untuk menjadi bagian dari Program Strategis Nasional (PSN). md-01/dsy

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru