Kesadaran Gizi Naik, Industri Nutrisi Anak Dipaksa Perkuat Kualitas dan Informasi Produk

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SurabayaPagi, Jakarta – Rendahnya pemahaman sebagian orang tua terhadap komposisi dan proses produksi produk nutrisi anak dinilai masih menjadi tantangan di tengah meningkatnya kompleksitas pasar pangan anak di Indonesia.

Kondisi ini terjadi bersamaan dengan masih adanya persoalan kesehatan anak seperti stunting, karies gigi, hingga obesitas, yang menuntut kualitas asupan gizi lebih terukur dan seimbang.

Di tengah kondisi tersebut, transparansi komposisi, kualitas bahan baku, serta proses produksi menjadi faktor yang semakin diperhatikan dalam industri nutrisi anak.

Pergeseran preferensi konsumen ini turut mendorong pelaku industri untuk beradaptasi, tidak hanya dari sisi formulasi produk, tetapi juga pada rantai produksi dan penyampaian informasi kepada konsumen.

Guru Besar Ilmu Kesehatan Anak Universitas Indonesia, Rini Sekartini, menilai pemahaman terhadap label komposisi produk masih perlu ditingkatkan.

Menurutnya, banyak orang tua cenderung fokus pada kandungan tambahan seperti DHA atau omega, sementara komposisi utama justru luput dari perhatian.

“Bahan yang tercantum pertama dalam daftar komposisi menunjukkan kandungan terbesar dalam produk. Karena itu, penting bagi orang tua untuk memahami sumber bahan, proses produksi, serta ada tidaknya tambahan gula atau pemanis,” ujarnya.

Dari sisi industri, meningkatnya tuntutan transparansi dinilai berdampak pada strategi bisnis perusahaan, termasuk penguatan sistem produksi, investasi pada teknologi pengolahan, serta penyesuaian formulasi produk agar lebih sederhana dan mudah dipahami konsumen.

Sejumlah pelaku usaha mulai mengadopsi pendekatan produksi yang lebih singkat guna menjaga kualitas bahan baku serta meminimalkan perubahan kandungan gizi selama proses pengolahan.

Selain itu, tren pengurangan bahan tambahan seperti gula dan perisa sintetis juga mulai berkembang seiring meningkatnya kesadaran konsumen terhadap pola konsumsi yang lebih sehat.

Langkah tersebut tidak terlepas dari persaingan pasar nutrisi anak yang semakin ketat, baik dari produsen dalam negeri maupun global.

Indonesia dinilai sebagai pasar potensial karena tingginya jumlah populasi anak serta pertumbuhan kelas menengah yang mendorong peningkatan belanja rumah tangga untuk produk kesehatan dan nutrisi.

Namun demikian, para ahli tetap menekankan bahwa Air Susu Ibu (ASI) merupakan sumber nutrisi terbaik bagi bayi, khususnya pada usia 0–6 bulan.

Produk nutrisi tambahan, termasuk susu formula, sebaiknya digunakan berdasarkan kebutuhan dan rekomendasi tenaga kesehatan.

Dengan dinamika tersebut, edukasi konsumen menjadi faktor penting dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan industri dan perlindungan kesehatan anak.

Transparansi informasi, kualitas produk, serta penguatan regulasi dinilai akan menjadi kunci dalam mendorong industri nutrisi anak yang lebih berkelanjutan di Indonesia.

Tag :

Berita Terbaru

Elanno Arka Juara Adu Wani Wali Kota Cup 2026, Bidik Prestasi hingga Tingkat Nasional  ‎

Elanno Arka Juara Adu Wani Wali Kota Cup 2026, Bidik Prestasi hingga Tingkat Nasional ‎

Sabtu, 25 Jul 2026 15:00 WIB

Sabtu, 25 Jul 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Kerja keras dan latihan rutin membuahkan hasil bagi Elanno Arka Mahasura. Atlet muda binaan IBCA BFC MMA Kota Madiun itu sukses m…

Smartwatch Premium dengan Health Insights Berbasis AI untuk Trail Running, Diving& Kesehatan Preventif

Smartwatch Premium dengan Health Insights Berbasis AI untuk Trail Running, Diving& Kesehatan Preventif

Sabtu, 25 Jul 2026 13:00 WIB

Sabtu, 25 Jul 2026 13:00 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Galaxy Watch Ultra 2 hadir dengan bodi titanium yang 12 persen lebih tipis dibandingkan generasi sebelumnya, namun dibekali baterai 800 mAh…

Diduga Kecanduan Judol, Karyawan BUMN di Blitar Ditemukan Tewas Gantung Diri

Diduga Kecanduan Judol, Karyawan BUMN di Blitar Ditemukan Tewas Gantung Diri

Sabtu, 25 Jul 2026 12:10 WIB

Sabtu, 25 Jul 2026 12:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar — Teriakan seorang wanita warga Desa Selopuro, RT 03 RW 03, Kecamatan Selopuro, Kabupaten Blitar, memecahkan sunyinya pagi subuh S…

Jurgen Klopp Kembali dari Pensiun Setelah Dua Tahun dan Kembali Melatih

Jurgen Klopp Kembali dari Pensiun Setelah Dua Tahun dan Kembali Melatih

Sabtu, 25 Jul 2026 11:50 WIB

Sabtu, 25 Jul 2026 11:50 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Jurgen Klopp secara resmi kembali melatih, menggantikan Julian Nagelsmann sebagai pelatih timnas Jerman. Mantan pelatih Liverpool itu sudah…

Suhu Ekstrem Landa Indonesia, Masyarakat Diimbau Cermat Pilih Pendingin Ruangan

Suhu Ekstrem Landa Indonesia, Masyarakat Diimbau Cermat Pilih Pendingin Ruangan

Sabtu, 25 Jul 2026 10:56 WIB

Sabtu, 25 Jul 2026 10:56 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi lonjakan suhu drastis yang melanda sejumlah wilayah Indonesia…

Dinilai Lakukan Kebohongan Publik, Pedagang Pasar Bakal Laporkan Kuasa Hukum Pemkot Madiun

Dinilai Lakukan Kebohongan Publik, Pedagang Pasar Bakal Laporkan Kuasa Hukum Pemkot Madiun

Jumat, 24 Jul 2026 21:32 WIB

Jumat, 24 Jul 2026 21:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Paguyuban Pedagang Pasar Seluruh Kota Madiun (P3SKM) menilai keterangan kuasa hukum Pemerintah Kota Madiun, Ika Puspitaria, dalam p…