SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo - Pembangunan infrastruktur terus menjadi prioritas bagi Pemerintah Desa (Pemdes) Bogempinggir, Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo. Beberapa proyek sarana dan prasarana telah rampung dikerjakan dan berfungsi dengan baik.
Salah satunya pengecoran jalan lingkungan yang berlokasi di Dusun Bogem. Pekerjaan pengecoran akses jalan yang telah direalisasikan beberapa waktu kemarin itu kini sudah bisa dirasakan oleh warga desa setempat.
Baca juga: Kupluk DuwurTKSK Jabon Mendapat Apresiasi Gubernur Jatim
“Perbaikan jalan cor di Dusun Bogem ini penting, sebab sebelumnya jalan bergelombang dan sebagian sudah rusak," ujar Kepala Desa (Kades) Bogempinggir, Haji Sutikno, kepada Surabaya Pagi, Kamis (3/10/2024).
Pengecoran jalan lingkungan yang memiliki panjang ratusan meter itu bersumber anggaran dari Dana Desa (DD) 2024. Untuk pengerjaannya dilakukan secara swakelola, dilaksanakan oleh Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) dengan melibatkan warga setempat. Keterlibatan warga ini penting agar hasil pekerjaan maksimal.
“Perbaikan akses jalur transportasi tersebut merupakan wujud kerja pemdes terhadap kebutuhan masyarakat yang sebelumnya sudah direncanakan dan disepakati melalui musyawarah desa (Musdes),” terangnya.
Program pemdes tersebut langsung disambut positif masyarakat desa setempat. Jalan lingkungan yang semula sudah rusak dan langganan becek saat menghadapi musim penghujan, kini jalannya sudah bagus dengan menggunakan kontruksi rabat beton tersebut.
Baca juga: Puasa Pertama, Gubernur Khofifah Sidak Sembako Pasar Larangan Sidoarjo Harga Dinamis
“Berharap dengan adanya anggaran DD dapat berdampak pada kemajuan dari segi perekonomian, pendidikan, serta kesehatan masyarakat,'' bebernya.
Selain melaksanakan pembangunan jalan rabat beton, di tahun 2024 ini, Pemdes Bogempinggir juga mengalokasikan DD untuk kegiatan pembangunan berupa, pengerasan jalan usaha tani (JUT) dan plengsengan JUT yang berlokasi di Dusun Serbo.
Sementara itu, Sekretaris Desa (Sekdes) Bogempinggir, Dicky Mahardika mengungkapkan bahwa, kegiatan pembangunan di desanya dilakukan secara berkelanjutan bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat.
Baca juga: Ingin Perubahan Lebih Baik Ainur Rofiq Daftarkan Diri Cakades Wadung Asri
“Kegiatan kami lakukan secara berkelanjutan. Sedangkan anggaranya menggunakan DD," ungkapnya.
Menurut Dicky, pembangunan JUT dilakukan untuk memaksimalkan hasil pertanian masyarakat, serta bertujuan mempermudah transportasi bagi warga petani saat mengangkut hasil panen.
“JUT juga dibutuhkan untuk kepentingan warga petani. Tujuannya agar masyarakat petani terbantu saat mengangkut hasil panen dari lahan miliknya," pungkasnya. jum
Editor : Moch Ilham