SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Jatim Fest 2024 secara resmi ditutup pada Minggu (09/10/2024) malam. Momen tersebut sekaligus menjadi momen stan Dinas Sosial (Dinsos) Jatim berhasil meraih penghargaan ‘Best of The Best Product Demonstration’.
Jatim Fest 2024 ditutup oleh Pj Gubernur Jatim yang diwakili Kepala Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Jatim Dr MHD Aftabuddin Rijaluzzaman SPt MSi. Ia mengatakan, acara yang digelar untuk menyambut HUT Jatim ke-79 itu mampu memikat antusiasme masyarakat Jatim hingga luar Jatim untuk datang.
Baca juga: Pj Gubernur Adhy Buka Jatim Fest 2024
“Jumlah pengunjung yang terdaftar sampai hari ini mencapai 38.098 ribu orang. Tidak hanya dari Jawa Timur, bahkan dari luar daerah juga datang ke Jatim Fest 2024,” paparnya saat menutup festival yang digelar di Exhibition Hall Grand City Surabaya selama 5 hari tersebut.
Pada saat penutupan ini, diumumkan pula stan-stan terbaik dengan berbagai kategori. Stan Dinsos Jatim yang membawa tema ‘Tuli Berkarya, Tuli Mendunia’ berhasil menyabet penghargaan ‘Best of The Best Product Demonstration’. Penghargaan ini diberikan secara langsung oleh Kepala Biro Perekonomian pada Kepala Dinsos Jatim yang diwakili Sekretaris Dinsos Jatim.
“Kemenangan ini adalah berkat kerja keras semua panitia, peserta, dan dukungan semua UPT Dinsos. Yang mana menunjukkan bahwa usaha itu pasti menghasilkan sesuatu yang membanggakan. Dan ini adalah kemenangan bagi teman-teman disabilitas tuli, karena jelas temanya Tuli Berkarya, Tuli Mendunia,” kata Kepala Dinsos Jatim Dra Restu Novi Widiani MM.
Dengan memboyong penghargaan ini, Dinsos Jatim optimis untuk mencetak prestasi-prestasi lain di gelaran Jatim Fest berikutnya.
“Kita harus mencari sesuatu yang baru dan Dinsos Jatim banget ke depannya. Dan semoga bisa sukses terus, Dinsos Jatim harus panggah oke,” imbuhnya.
Dalam tema ‘Tuli Berkarya, Tuli Mendunia’, Dinsos Jatim memboyong beberapa para penerima manfaat (PM) beserta pendamping dari Unit Pelaksana Teknis Rehabilitasi Sosial Bina Rungu Wicara (UPT RSBRW) Pasuruan. Serta menggandeng teman tuli dari Gerakan untuk Kesejahteraan Tunarungu Indonesia (Gerkatin) Jatim.
Para PM rungu wicara di stan Dinsos Jatim menunjukkan berbagai bimbingan keterampilan yang mereka dapat di UPT. Di antaranya menjahit, membordir, dan membatik. Karya-karya buatan mereka seperti tas, taplak meja, daster, dan batik juga dijajakan.
Sedangkan, teman tuli dari Gerkatin Jatim memperkenalkan diri mereka sebagai pegiat dalam kegiatan ‘Sobat Disabilitas Tuli Mengaji’, yang rutin diadakan Dinsos Jatim di Masjid Al-Ikhwan dan UPT RSBRW Pasuruan.
Teman tuli dari Gerkatin Jatim banyak membagikan ilmu tentang membaca huruf hijaiyah dengan bahasa isyarat dan mengajarkan Bahasa Isyarat Indonesia (Bisindo) pada para pengunjung. Mereka menawarkan juga bermacam-macam cendera mata berhias huruf hijaiyah bahasa isyarat.
Selain itu, Dinsos Jatim menyuguhkan pula penampilan atraktif di stannya. Di antaranya mengaji dan menyanyi bahasa isyarat dari teman tuli, serta mengajak pengunjung mengikuti kuis bertema sosial.dengan hadiah bernilai ratusan ribu.
Dinsos Jatim juga berkesempatan untuk menyuguhkan talkshow ‘Tuli Berkarya, Tuli Mendunia’ di panggung utama Jatim Fest 2024 saat hari penutupan. Di mana, talkshow ini diisi oleh Ketua Gerkatin Jatim Maskurun, yang membahas tentang kegiatan ‘Sobat Disabilitas Tuli Mengaji’.
Ada pula persembahan dari PM UPT RSBRW Pasuruan yang menampilkan pertunjukan pantomim dan teman tuli dari Gerkatin Jatim yang mengaji bahasa isyarat.
Serta penampilan menyanyi bahasa isyarat yang dibawakan oleh PM UPT RSBRW Pasuruan. Berduet bersama finalis The Voice Indonesia 2019 asal Surabaya, Danu Resowikoro, para disabilitas rungu wicara binaan Dinsos Jatim tersebut tampak menyanyikan lagu ‘KebesaranMu’, ‘Tutur Batin’, dan ‘Ojo Dibandingke’ dengan keindahan gerakan bahasa isyarat. lin
Editor : Desy Ayu