SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Merek kendaraan mewah, Lexus baru-baru ini menarik kembali atau recall model LX500d dan LX600 di Australia, lantaran adanya masalah potensi kerusakan pada solenoid transmisi dan elektronik. Untuk kendaraan yang terdampak diproduksi pada tahun 2025, dan diperkirakan merupakan campuran kendaraan model tahun 2025 dan 2026.
Dalam laporan tersebut menyebut, jika solenoid mengalami kegagalan dalam kondisi tertentu, ECU ECT Transmisi mungkin tidak dapat mengkomunikasikan kesalahan tersebut ke ECU mesin, yang menyebabkan transmisi berputar terlalu cepat pada gigi tertentu.
Hal ini dapat merusak transmisi, menyebabkan hilangnya tenaga penggerak saat berkendara dengan kecepatan tinggi, dan dalam beberapa kasus dapat menyebabkan kebocoran cairan yang bersentuhan dengan komponen knalpot yang panas, Minggu (22/02/2026).
Selain itu, kondisi ini juga dapat meningkatkan risiko tabrakan atau kebakaran, yang juga dapat meningkatkan risiko cedera atau kematian bagi penumpang kendaraan. Ditambah, kerusakan transmisi tersebut tidak menunjukkan peringatan apa pun dan pelanggan harus membawa mobil mereka ke dealer sesegera mungkin untuk memperbaiki kerusakan tersebut.
Menyikapi hal di atas, Lexus akan memprogram ulang perangkat lunak Transmission ECT-ECU, tanpa biaya bagi pemiliknya untuk semua kendaraan yang terlibat. Dan untuk proses pemrograman ulang akan memakan waktu sekitar 30 menit. Tergantung pada jadwal kerja dealer, pemilik mungkin perlu menyediakan kendaraan untuk jangka waktu yang lebih lama. jk-03/dsy
Editor : Redaksi