SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Destinasi wisata puncak ijen yang berada di Banyuwangi, Jawa Timur kian menjadi tempat favorit para turis mancanegara untuk berlibur.
Bahkan seiring waktu menurut laporan Disbudpar Banyuwangi, ada 11.525 wisatawan mancanegara yang datang ke Banyuwangi pada Juli. Angkanya meningkat menjadi 14.731 orang pada Agustus.
Baca juga: Misteri ‘Banyu Anget’ di Pacitan, Disebut Jadi Solusi Terapi bagi Segala Kesehatan
Dalam sebulan terakhir ini, banyak turis asal Tiongkok seolah ”menguasai” destinasi andalan Banyuwangi tersebut. Mereka merupakan wisatawan dengan trip Gunung Bromo, Ijen, dan finis di Bali.
Berbeda dengan turis dari Eropa, wisatawan asal Tiongkok tidak memiliki musim-musim khusus untuk berlibur ke luar negeri. Ketika sudah berada di puncak Ijen dekat kawah, ada pula yang mengibarkan bendera Tiongkok.
Baca juga: Operasional SPPG di Banyuwangi Tetap Berjalan Normal di Tengah Kritik MBG
”Turis Tiongkok bisa datang ke negara mana pun sepanjang tahun, termasuk saat berlibur ke Indonesia,” ujar Ketua DPC Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Banyuwangi Andika Rahmat Hidayat, Rabu (09/10/2024).
Lebih lanjut, para wisatawan Tiongkok tersebut tampak menyukai destinasi wisata alam, seperti Kawah Ijen atau De Djawatan. Namun, bagi mereka yang datang belakangan, lebih memilih Ijen.
Baca juga: Lokasi Dekat Sungai, PU Pasang Benteng Antibanjir di Sekolah Rakyat Banyuwangi
”Mereka ini suka selfie, jadi datang hanya untuk foto-foto dan membuat konten. Mereka juga cenderung selektif, jadi mungkin di Banyuwangi hanya makan. Tidak beli oleh-oleh, kemudian langsung ke Bali,” papar Andika. by-01/dsy
Editor : Desy Ayu