Legislator Ramai-ramai Kritisi dr.Beni

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Yahya Zaini
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Yahya Zaini

i

SURABAYAPAGI.com - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Yahya Zaini, mengkritik tenaga kesehatan diduga menghina pasien BPJS yang curhat menunggu kamar rawat inap selama delapan jam. Yahya mendesak adanya investigasi terhadap RS terkait hingga nakes yang tak berempati di kolom komentar pasien tersebut.

"Pertama, saya menyatakan ikut berdukacita atas meninggalnya pasien tersebut. Kedua, para nakes dan tenaga medis harus memberikan layanan terbaik kepada setiap pasien, termasuk pasien BPJS Kesehatan. Ketiga, lamanya pasien menunggu perawatan menunjukkan buruknya pelayanan rumah sakit tersebut terhadap pasien yang memerlukan pelayanan secara cepat,” kata Yahya kepada wartawan, Rabu (5/8/2025).

Yahya meminta Kemenkes memberi teguran keras terhadap tenaga kesehatan yang tak berempati dalam unggahan pasien tersebut. Adapun pasien BPJS itu bernama Yurizal Tri Chaerawan. Yurizal dikabarkan meninggal dunia pada 31 Juli 2026.

“Keempat, Kemenkes harus memberikan teguran keras kepada tenaga kesehatan dan tenaga medis yang tidak berempati kepada pasien apalagi terhadap pasien BPJS Kesehatan,” ujar Yahya.

“Kelima, masih sering dijumpai di lapangan pasien BPJS Kesehatan selalu dinomorduakan oleh pihak RS. Banyak rumah sakit yang kurang memberikan perhatian terhadap pasien BPJS Kesehatan. Saya banyak mendapatkan pengaduan masyarakat soal tersebut,” tambahnya.

Yahya pun meminta Kemenkes melakukan investasi terkait rumah sakit yang dimaksud oleh pasien BPJS tersebut. Legislator Golkar ini juga ingin tenaga medis diberi edukasi untuk memberikan pelayanan terbaik ke masyarakat.

“Keenam, Kemenkes harus melakukan investigasi secara terbuka rumah sakit mana yang tidak memberikan pelayan dengan baik tersebut. Sehingga mengakibatkan pasien meninggal karena tidak mendapatkan pelayanan yang baik,” kata Yahya.

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Charles Honoris, mengaku prihatin adanya tenaga kesehatan (nakes) yang diduga menghina pasien BPJS bernama Yurizal Tri Chaerawan lantaran mengeluh menunggu kamar rawat inap selama delapan jam. Charles meminta nakes tersebut diberi sanksi.

“Saya menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas meninggalnya almarhum. Apa pun penyebab akhirnya, setiap pasien berhak diperlakukan dengan hormat, bermartabat, dan penuh empati ketika sedang berjuang menghadapi sakit,” kata Charles Honoris kepada wartawan, Rabu (5/8/2026).

Legislator PDIP

Ketua DPP PDIP ini mengaku prihatin dengan tenaga kesehatan yang berkomentar negatif terhadap curhatan pasien itu. Diketahui, Yurizal dikabarkan meninggal dunia pada 31 Juli 2026. “Saya sangat prihatin jika benar ada tenaga kesehatan yang memberikan komentar yang tidak berempati kepada pasien.

Profesi tenaga kesehatan adalah profesi yang mulia, sehingga standar etik dan profesionalismenya juga harus dijaga, termasuk di ruang digital. Kritik atau keluhan pasien tidak boleh dibalas dengan ejekan atau penghinaan,” ujar dia.

Legislator PDIP ini meminta nakes yang menghina pasien BPJS itu diperiksa. Ia ingin ada sanksi apabila sejumlah nakes itu terbukti melakukan pelanggaran etik. “Saya berharap organisasi profesi dan institusi tempat yang bersangkutan bekerja melakukan pemeriksaan secara objektif dan memberikan sanksi apabila memang terbukti terjadi pelanggaran etik,” ungkap dia.

Legislator NasDem

Ketua DPP NasDem sekaligus anggota Komisi IX DPR RI, Irma Suryani Chaniago, menanggapi dugaan tenaga kesehatan (nakes) menghina pasien BPJS lantaran mengeluh harus menunggu delapan jam untuk dapat kamar rawat inap. Irma mengatakan oknum yang terlibat di kolom komentar pasien tersebut tak memiliki moral dan etika. erc/jk/dna

Berita Terbaru

Lebih dari 500 Motor Listrik Polytron Dipakai PLN Jatim, Pasar Kendaraan Listrik Meluas

Lebih dari 500 Motor Listrik Polytron Dipakai PLN Jatim, Pasar Kendaraan Listrik Meluas

Jumat, 09 Okt 2026 20:35 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 20:35 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pasar kendaraan listrik di Jawa Timur menjadi salah satu sasaran ekspansi produsen motor listrik, seiring meningkatnya pemanfaatan k…

Bocah 5 Tahun Tewas Tenggelam di Sungai Ponorogo, Tubuhnya Tersangkut di Sela Batu

Bocah 5 Tahun Tewas Tenggelam di Sungai Ponorogo, Tubuhnya Tersangkut di Sela Batu

Jumat, 09 Okt 2026 18:53 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 18:53 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Ponorogo– Seorang bocah berusia lima tahun, Muhammad Tohip Sabilulhaq, ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di Sungai Desa N…

Dukung PRJ Jatim 2026, OT Group Garap Pasar Potensial Konsumen Jatim

Dukung PRJ Jatim 2026, OT Group Garap Pasar Potensial Konsumen Jatim

Jumat, 09 Okt 2026 16:35 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 16:35 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Orang Tua Grub (OT Group) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dengan berpartisipasi pada ajang P…

Jaga Rasa Aman dan Tenang, Polres Blitar Gelar Suling Kamtibmas bersama Masyarakat

Jaga Rasa Aman dan Tenang, Polres Blitar Gelar Suling Kamtibmas bersama Masyarakat

Jumat, 09 Okt 2026 16:10 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 16:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Polsek Panggungrejo, Polres Blitar, terus meningkatkan kedekatan Polri dengan masyarakat melalui kegiatan Suling Kamtibmas "Subuh…

Kota Mojokerto Borong Dua Penghargaan Transportasi dari Kemenhub RI

Kota Mojokerto Borong Dua Penghargaan Transportasi dari Kemenhub RI

Jumat, 09 Okt 2026 15:46 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 15:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Kota Mojokerto meraih dua penghargaan dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia atas upaya pengembangan sektor t…

Lewat Teman Lansia, Pemkab Banyuwangi Pastikan Layanan Sesuai Kebutuhan

Lewat Teman Lansia, Pemkab Banyuwangi Pastikan Layanan Sesuai Kebutuhan

Jumat, 09 Okt 2026 11:44 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 11:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Melalui program Teman Lansia yang merupakan gerakan memberikan pendampingan kepada mereka, sehingga Pemerintah Kabupaten…