Kurangi Sampah Kertas, Daop 7 Madiun Dukung SDGs Technologi Boarding Face Recognition

Reporter : Lestariyono Blitar
Petugas dari KAI membantu penumpang dalam penerapan face recognition untuk boarding di stasiun. SP/Lestariono

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - PT KAI Daop 7 Madiun terus lakukan inovasi untuk berikan layanan terbaik kepada para pelanggannya, salah satunya melalui penerapan teknologi face recognition untuk boarding di stasiun, langkah ini sejak dengan komitmen PT.KAI dalam pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) khususnya dalam hal pengurangan limbah kertas.

Manager Humas Daop 7 Madiun Kuswardoyo dalam release tertulisnya, menyampaikan mengeliminasi kebutuhan tiket fisik berbasis kertas yang selama ini digunakan sebagai syarat masuk ke area boarding.

Baca juga: Palang Pintu Rel KA JPL 206 KM 128 Ditutup, Pasca Benturan KA dan Motor

"Sebagai gantinya penumpang cukup melakukan pemindahan wajah di gerbang boarding, yang secara otomatis terhubung dengan data tiket elektronik mereka, penerapan face recognition ini tidak hanya memudahkan penumpang, tetapi juga memberikan dampak positif bagi lingkungan, kami turut serta dalam upaya mengurangi limbah dan mendukung SDGs," kata Kuswardoyo.

Pria berkacamata minus menambahkan, sejak tahun 2024 sampai September lalu, sebanyak 224.780 atau 40% pelanggan dari jumlah 559.001 telah gunakan teknologi face recognition, dan bagi pelanggan yang ingin menggunakan teknologi face Recognition pendaftaran bisa dilakukan melalui aplikasi KAI Acces. 

Baca juga: Dua Pemuda Heroik Penyelamat Perjalanan Kereta Api, KAI Daop 7 Madiun Beri Penghargaan

Ada lima langkah mudah untuk mendaftarkan wajah ke dalam sistem, yakni Buka Acces Aplikasi KAI,

Pilih menu daftar Face Recognition di halaman pertama, Unggah foto wajah anda sesuai petunjuk di aplikasi, pastikan foto diambil kondisi pencahayaan yang baik, tanpa gunakan aksesoris seperti topi atau kacamata, setelah berhasil diunggah sistem akan memproses data anda dan menghubungkan dengan tiket elektronik.

Baca juga: Dalam Waktu Singkat, Pelaku Pelemparan Batu KA Jayakarta Berhasil Dibekuk Petugas

"Selain itu proses pendaftaran juga bisa dilakukan di stasiun dan hanya butuhkan waktu beberapa menit saja, setelah terdaftar pelanggan dapat langsung   gunakan sistem face Recognition untuk boarding di stasiun yang telah mendukung teknologi ini,” tambah Kuswardoyo.

Kuswardoyo mengakhiri keteranganya, langkah ini merupakan komitmen PT KAI dalam mengintegrasikan di seluruh aspek ramah lingkungan, juga PT KAI berencana memperluas penerapan sistem ini lebih banyak di stasiun sehingga pelanggan banyak yang dapat merasakan manfaatnya. Les

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru