100 Hari Usai Dilantik, Perbup Pesantren akan Diterbitkan oleh Paslon Ghofur-Firosya

Reporter : Muhajirin
Paslon Abdul Ghofur -Firosya Shalati saat menyampaikan closing statmen sebagai penutup dalam debat ke satu yang digelar di salah satu tv swasta di Surabaya. FOTO:SP/MUHAJIRIN

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Keseriusan dan komitmen Paslon Abdul Ghofur - Firosya Shalati, membantu peningkatan SDM Santri dan infrastruktur Pondok Pesantren terus ditunjukan. Paslon dengan akronim Bagus ini akan meneken 
Peraturan bupati (Perbup) Pesantren dalam waktu 100 hari kerja usai dilantik menjadi bupati dan wakil bupati Lamongan.

Penegasan itu disampaikan oleh Abdul Ghofur saat debat kesatu di salah satu televisi swasta di Surabaya, Kamis (24/10/2024) malam yang digelar oleh KPU Kabupaten Lamongan.

Baca juga: Ghofur: Rest Area JLU dan Jalan Tol di Lamongan Harus Berisi Produk UMKM

Perbup Santri dan Pesantren kata Ghofur harus diterbitkan, karena itu nanti yang akan menjadi payung dan dasar pemerintah memberikan bantuan peningkatan sumber daya manusia, dan peningkatan pembangunan infrastuktur.

"UU Pesantren sudah disahkan oleh DPR RI dan dikeluarkan Peraturan Presiden (Perpres)  adalah bentuk keseriusan pemerintah pusat dalam ikut andil mengangkat drajat pendidikan santri dan pesantren," katanya.

Paslon nomor urut 1 saat mengikuti debat kesatu yang digelar oleh KPU Lamongan.

Namun sayang, hal itu tidak diimbangi keseriusan pemerintah Kabupaten Lamongan, yang hanya mengusulkan pengesahan peraturan daerah (Perda), dari sini saja bisa dilihat, keterlibatan menaikan sumber daya santri cukup kurang dilakukan pemerintah kabupaten.

Baca juga: MWC NU Kec.Turi Tegaskan, Warga Nahdliyyin Hanya Pilih Abdul Ghofur - Firosya Shalati

Ke depan Paslon Bagus kalau ditakdirkan pimpin Kabupaten Lamongan, tidak butuh lama pihaknya akan mengeksekusi komitmen memajukan Pesantren dan santri, karena Lamongan jumlah pondok pesantren dan santri cukup besar bila dibandingkan dengan daerah tetangga. "100 hari kerja, Perbup pesantren akan kami terbitkan, untuk keadilan dan bentuk komitmen kami memajukan Pesantren dan peningkatan SDM," ujar Ghofur menegaskan.

Sementara itu, dalam closing statmen dalam debat ke satu itu, Cawabup  nomor urut 1 Firosya Shalati menyampaikan dalam strategi memajukan Kabupaten Lamongan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, akan 
bergotong-royong bahu membahu bersama seluruh komponen masyarakat, mulai dari para alim ulama, pemuka agama, guru, petani petambak, nelayan, pengusaha, santri, kaum milenial, aparat pemerintahan, aparatur penegak hukum, bersama kami akan terwujud tatanan yang harmonis, pendidikan berakhlak, pelayanan kesehatan tanpa pilih kasih, dan pemerataan ekonomi.

Baca juga: Abdul Ghofur Pamitan di DPRD Lamongan, dan Mohon Doa Restu Maju dalam Pilkada

"Mari kita ciptakan Lamongan Bagus, yang maju, mandiri dengan masyarakat yang makmur sejahtera, sehat dan membawa semangat akhlakul karimah," ajak Firosya.

Diakhir closing statmen Abdul Ghofur mengatakan, jangan muda membuat janji, di atas keindahan janji, ada rekam jejak dan bukti. "Kami pasangan Bagus bukan bagian dari apa yang terjadi saat ini, apa yang kita temui saat ini adalah kekecewaan demi kekecewaan, maka ini saatnya membuat perubahan insya Allah Lamongan akan menjadi daerah yang subur makmur dan penuh kesejahteraan bersatu kita wujudkan Baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur," ajak Ghofur memberikan optimisme kepada masyarakat Lamongan.jir

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru