Diterjang Hujan Angin Kencang, Puluhan Rumah di Bondowoso Rusak

surabayapagi.com
Petugas Gabungan saat sedang mengevakuasi pohon bambu yang tumbang dan melintang di tengah jalan, Bondowoso, Jawa Timur akibat hujan angin kencang. SP/ BDW

SURABAYAPAGI.com, Bondowoso - Beberapa hari ini, wilayah Indonesia rata diterjang hujan dan terkadang disertai angin kencang, Salah satunya di Bondowoso, Jawa Timur yang menyebabkan sebanyak puluhan rumah warga di 2 kecamatan rusak akibat tertimpa pohon yang roboh.

Menurut Kasi P2K BPBD Bondowoso, Bagus, total ada 49 rumah yang mengalami rusak ringan hingga berat akibat hujan disertai angin kencang. "Di desa Sumber Dumpyong juga ada sekitar 30 rumah rusak serta beberapa pohon tumbang" kata Bagus, Minggu (10/11/2024).

Baca juga: Terdampak Tanah Longsor, BPBD Situbondo Catat Dua Rumah Warga Rusak Parah

Selain itu, pohon tumbang juga mengakibatkan lalu lintas bagi kendaraan roda dua dan empat antar kecamatan sempat macet hingga mencapai beberapa kilometer. Sebab, jalan terhalang pohon tumbang.

Ada juga, sebuah mobil pick up dengan nopol P 9246 BZ. Mobil pemuat kayu itu milik Suherman, di RT 11 RW 01 Dusun Pal 9 tertimpa pohon. Mobil tersebut dalam posisi terparkir di tengah kebun saat muat kayu. "Nihil korban jiwa," jelasnya.

Baca juga: Luapan Banjir Bandang Sungai Lubawang Terjang 7.435 Rumah di Situbondo

Sementara itu berdasarkan data yang dihimpun, hujan disertai angin kencang terjadi di dua kecamatan, yakni Binakal dan Pakem, sore tadi. Di dua kecamatan ini terjadi angin kencang yang membawa kerusakan di beberapa desa.

Sedangkan, untuk rincian rumah yang terdampak hingga rusak berada di Desa Sumber Tengah ada 1 rumah rusak ringan dan tiga pohon tumbang. Lantas di Desa Bendelan, ada 18 rumah rusak ringan dan 4 pohon tumbang.

Baca juga: Diterjang Angin Puting Beliung Disertai Hujan Deras, Puluhan Rumah di Situbondo Rusak Parah

Menindaklanjuti hal itu, pihak BPBD Bondowoso gerak cepat dengan terjun langsung melakukan penanganan serta melakukan asesmen dan pendataan kerugian materiil akibat kejadian tersebut. bd-01/dsy

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru