Lewat ASCN, Pemkab Banyuwangi Wujudkan Transformasi Kota Cerdas Berkelanjutan Lewat ‘Smart Kampung’

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani saat diundang Kementerian Dalam Negeri memaparkan program Smart Kampung di Jakarta. SP/ BYW
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani saat diundang Kementerian Dalam Negeri memaparkan program Smart Kampung di Jakarta. SP/ BYW

i

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Menindaklanjuti undangan Kementerian Dalam Negeri, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi, memaparkan program Smart Kampung dalam rapat koordinasi persiapan The 9th ASEAN Smart Cities Network (ASCN) Annual Meeting Philipines di Jakarta, dimana Pemkab Banyuwangi komitmen menjadikan wilayahnya kota digital yang cerdas, inklusif, hijau, inovatif dan berkelanjutan.

"Progres yang dipaparkan Banyuwangi nantinya akan menjadi salah satu praktik baik penerapan Smart City pada ASCN annual meeting yang berlangsung Juli mendatang," ujar Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Minggu (17/05/2026).

Diketahui, Jaringan Kota Pintar ASEAN ( ASEAN Smart Cities Network/ASCN) merupakan organisasi kolaboratif antarkota di sepuluh negara anggota ASEAN untuk mendorong pembangunan perkotaan yang cerdas, berkelanjutan dan inklusif, sehingga melalui jaringan tersebut dapat membuka peluang adanya perluasan jejaring kerja sama yang lebih konkret, baik dengan kota-kota anggota ASCN, sektor swasta, mitra pembangunan, maupun melalui skema sister city.

"Bagi Banyuwangi, ASCN tidak hanya penting sebagai forum berbagi pengalaman, tetapi juga sebagai pintu untuk membuka kolaborasi nyata baik bidang pelayanan publik, ekonomi digital, pengelolaan lingkungan hingga pemanfaatan teknologi baru untuk mendukung tata kelola kota cerdas," tuturnya.

Perlu diketahui, program Smart Kampung yang dikembangkan di Banyuwangi merupakan program pengembangan desa terintegrasi yang memadukan penggunaan TIK dengan kegiatan ekonomi produktif, kegiatan ekonomi kreatif, peningkatan pendidikan-kesehatan, pelayanan publik dan upaya pengentasan kemiskinan.

Dan nantinya, program Smart City Banyuwangi tidak hanya berhenti pada proses digitalisasi layanan publik, tapi juga mendorong ekonomi digital, di mana UMKM didorong untuk lebih adaptif dalam mengembangkan ekosistem digital baik dalam promosi produk, pemasaran daring, pencatatan usaha maupun transaksi nontunai. "Program Smart Kampung untuk memudahkan pelayanan publik hingga tingkat desa, yang dipadu dengan pemberdayaan, dan ujungnya adalah meningkatkan kesejahteraan sosial ekonomi warga," ujarnya. by-02/dsy

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…