SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Pabrikan otomotif Jepang, Lexus baru-baru ini mengumumkan kabar kurang menyenangkan terkait penarikan kembali (recall) di Pasar Otomotif Australia yang melibatkan salah satu SUV, RX di Australia, lantaran adanya kerusakan cacat produksi pada lampu bagian depannya.
Pasalnya, jika masalah ini terjadi maka fungsi AHS dan lampu jauh otomatis tidak dapat diaktifkan sebagaimana mestinya dan terdapat pesan peringatan. Dengan demikian, ini dapat meningkatkan risiko kecelakaan yang berdampak cedera bagi pengguna mobil maupun pengguna jalan lainnya.
Baca juga: Motor Listrik Tanah Air 'ALVA' Kampanyekan 'Tenang Menuju Kemenangan' Jelang Ramadan
“Karena cacat produksi pada Adaptive High Beam System (AHS), keretakan dapat terjadi seiring berjalannya waktu yang mengakibatkan reflektor LED terlepas dari motor reflektor di dalam unit lampu depan,” kata Lexus, Rabu (18/12/2024).
Baca juga: Hanya dalam 3 Hari, Honda Prelude Seharga Nyaris 1 Miliar Ludes Terjual
“Sistem AHS/lampu jauh yang tidak beroperasi dapat meningkatkan risiko kecelakaan sehingga mengakibatkan cedera pada penumpang kendaraan dan pengguna jalan lainnya,” tambah Lexus.
Pabrikan mewah yang di bawah naungan Toyota Motor Company ini menyebut kendaraan yang terdampak merupakan rakitan antara tahun 2019 dan 2022. Sehingga, bagi para pemilik kendaraan yang terdampak akan dihubungi oleh pihak pabrikan atau dealer untuk menjadwalkan janji temu dan masalah tersebut akan diperbaiki secara gratis.
Baca juga: Xpeng Gandeng Voltron Resmikan Stasiun Pengisian Baterai Ultra Cepat Pertama di Tanah Air
Sementara itu, diketahui, sebelumnya jika masalah Ini menambah daftar mobil Lexus yang terdampak recall secara global. Sebelumnya, model TX produksi 2024 terdampak penarikan kembali beberapa waktu lalu di AS karena tirai samping pengemudi berpotensi tidak mengembang saat terjadi tabrakan saat jendela sisi pengemudi diturunkan. jk-01/dsy
Editor : Desy Ayu